Fresh.suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan serombongan mahasiswa pendemo kenaikan BBM di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, viral di media sosial. Video singkat yang menampilkan seorang mahasiswa sedang berorasi dengan menyebut alat kelamin laki-laki itu viral sebelum Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menaikkan harga BBM hari Sabtu (3/9/2022).
Dalam video yang viral lantaran diunggah ulang oleh banyak akun medsos itu, orator mahasiswa yang terlihat berdiri di atas sebuah mobil komando meneriakkan sejumlah kata untuk membakar semangat rekan-rekan pendemo.
“Sepakat Lawan?,” kata mahasiswa tersebut sebagaimana dikutip dari akun Instagram @memomedsos.
“Lawan,” jawab mahasiswa lainnya.
Sayang sekali, hal tersebut ternodai dengan kata-kata sang orator selanjutnya. Ia menyebut Presiden Republik Indonesia dengan salah satu sebutan alat kelamin laki-laki.
“Hanya ada satu kata, Presiden Republik Indonesia Kont*l. Sekian dari saya, Yunus Pasau,” ujar si orator.
Netizen pun melontarkan banyak komentar atas hal tersebut.
“Demo ya demo ngga masalah, cuma kalo ada kata kata ngga senonoh apalagi ditujukan ke kepala negara.. ya siap siap ke ciduk,” tulis akun @1az****
“Itu mah kebencian bukannya kritik.” lanjut @achmad***
Baca Juga: Diduga Lepas Hijab, Penampilan Marissya Icha Malah Dibilang Mirip Lucinta Luna
“Klo harga bbm naik itu jg krn harga minyak dunia naik. Bukan semata mata karena pemerintah mau seenaknya sendiri. Mau demo boleh, tp itu kepala negara. Demo di lihat dunia.. malu tau klo ada mahasiswa calon penerus pemerintahan berkata kotor dlm konteks demo disaksikan banyak orang,” sambar akun @res***
Dikabarkan hari ini, Pemerintah resmi menaikkan harga BBM non subsidi
Siang ini Sabtu, (04/09/2022) pemerintah resmi menaikkan Harga BBM subsidi dan nonsubsidi. Pengumuman harga baru BBM ini berlaku mulai pukul 14.30 WIB.
Harga Pertalite naik dari yang semula Rp 7.650, harganya menjadi Rp 10.000/liter.
Kemudian harga solar subsidi naik dari yang semula Rp 5.150, harganya kini menjadi Rp 6.800/liter.
Sementara itu, Pertamax juga ikut naik hari ini dari yang semula Rp 12.500, harganya menjadi Rp 14.500/liter.
Pemerintah menyampaikan, kenaikan harga BBM tersebut mempertimbangkan naiknya harga minyak dunia dan kenaikan subsidi energi yang kian hari, kian membengkak.