Suara.com - Mengetahui cara menghilangkan bekas stiker di motor yang membandel sangat penting agar tampilan kendaraan Anda kembali bersih dan mulus. Bekas lem yang tertinggal sering kali sulit dibersihkan, bahkan setelah stikernya dilepas. Jika tidak ditangani dengan tepat, permukaan cat bisa kusam atau tergores.
Untungnya, ada berbagai bahan sederhana yang bisa Anda gunakan di rumah tanpa perlu langsung ke bengkel. Kunci utamanya adalah memilih metode yang sesuai dengan kondisi permukaan motor dan tidak merusak lapisan cat. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda coba.
1. Minyak Zaitun atau Baby Oil
Bahan alami seperti minyak zaitun atau baby oil cukup efektif untuk melunakkan sisa lem stiker. Kandungan minyak membantu mengurai daya rekat tanpa merusak permukaan cat motor.
Caranya, teteskan minyak pada kapas atau kain lembut, lalu oleskan ke area bekas stiker. Diamkan sekitar 5–10 menit agar minyak meresap dan melemahkan lem. Setelah itu, gosok perlahan hingga residu terangkat. Bersihkan sisa minyak dengan kain bersih dan sabun ringan agar permukaan tidak licin.
Metode ini cocok untuk bekas lem ringan hingga sedang dan relatif aman digunakan pada bodi motor berlapis cat standar maupun glossy.
2. Aseton
Untuk residu lem yang lebih kuat, aseton bisa menjadi pilihan. Cairan ini dikenal mampu melarutkan perekat dengan cepat, namun perlu digunakan secara hati-hati agar tidak merusak cat.
Tuangkan sedikit aseton pada kain lembut, lalu tepuk-tepuk perlahan pada bekas stiker. Hindari menggosok terlalu keras. Setelah lem mulai melunak, bersihkan dengan kain bersih. Jangan biarkan aseton terlalu lama menempel di permukaan karena dapat membuat cat memudar.
Baca Juga: KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Cara ini efektif sebagai bagian dari cara menghilangkan bekas stiker di motor yang membandel, terutama jika bekas lem sudah lama menempel.
3. Cuka Putih
Alternatif alami lainnya adalah cuka putih. Kandungan asam asetat di dalamnya membantu mengurai sisa lem tanpa bahan kimia keras.
Basahi kain dengan cuka putih, lalu tempelkan pada area bekas stiker selama beberapa menit. Setelah itu, gosok perlahan hingga lem terangkat. Bilas dengan air bersih dan keringkan menggunakan kain microfiber.
Metode ini cukup aman dan ramah lingkungan, meskipun mungkin membutuhkan waktu sedikit lebih lama dibanding aseton.
4. Tisu Basah Beralkohol
Jika Anda ingin solusi praktis, tisu basah beralkohol bisa menjadi pilihan. Kandungan alkohol membantu melarutkan perekat tanpa perlu bahan tambahan lain.
Cukup gosokkan tisu beralkohol pada bekas stiker secara perlahan. Ulangi beberapa kali hingga residu benar-benar hilang. Setelah selesai, lap kembali dengan kain kering untuk menghilangkan sisa cairan.
Metode ini tergolong praktis dan cocok untuk bekas lem tipis. Namun, tetap hindari tekanan berlebihan agar tidak merusak lapisan cat.
5. Penghapus Karet
Siapa sangka, penghapus karet juga dapat membantu membersihkan sisa lem. Gesekan dari penghapus dapat mengangkat residu secara perlahan tanpa bahan kimia.
Cukup gosok penghapus pada area bekas stiker dengan tekanan ringan. Lem akan menggumpal dan mudah dibersihkan. Setelah itu, lap dengan kain bersih untuk menghilangkan serpihan karet.
Teknik ini efektif untuk bekas lem kering yang tidak terlalu tebal. Selain itu, cara ini termasuk aman dan minim risiko kerusakan.
6. Sabun Cuci Piring dan Air Panas
Air panas dapat membantu melunakkan lem sehingga lebih mudah dibersihkan. Campurkan sabun cuci piring dengan air hangat, lalu gunakan kain atau spons lembut untuk menggosok area bekas stiker.
Sebelum menggosok, Anda bisa menyiramkan sedikit air panas pada permukaan agar perekat lebih lunak. Setelah digosok, bilas dengan air bersih dan keringkan segera untuk mencegah noda air.
Metode ini merupakan salah satu cara menghilangkan bekas stiker di motor yang membandel yang cukup aman untuk berbagai jenis cat.
7. Pasta Gigi
Pasta gigi mengandung partikel abrasif ringan yang dapat membantu mengangkat sisa lem. Oleskan sedikit pasta gigi pada kain lembut, lalu gosok perlahan di area bekas stiker.
Setelah residu mulai hilang, bersihkan dengan kain basah dan keringkan. Hindari penggunaan pasta gigi berbahan kasar berlebihan agar tidak meninggalkan goresan.
Cara ini cocok untuk noda lem tipis yang membandel dan juga membantu mengembalikan kilap permukaan.
8. Minyak Goreng
Selain minyak zaitun, minyak goreng biasa pun dapat dimanfaatkan. Prinsipnya sama, yaitu melunakkan perekat sehingga mudah dibersihkan.
Oleskan minyak goreng ke bekas stiker dan diamkan beberapa menit. Setelah itu, gosok perlahan dengan kain lembut hingga bersih. Jangan lupa mencuci ulang dengan sabun agar tidak meninggalkan noda berminyak.
Metode ini sederhana dan mudah dilakukan di rumah dengan bahan yang hampir selalu tersedia.
9. Solvent Khusus
Jika semua cara rumahan kurang efektif, Anda bisa menggunakan solvent khusus penghilang lem. Produk ini dirancang untuk melarutkan perekat tanpa merusak cat kendaraan.
Oleskan solvent sesuai petunjuk pada kemasan, biasanya dengan kain atau spons lembut. Setelah lem terangkat, bersihkan permukaan dan keringkan. Pastikan menggunakan sarung tangan dan bekerja di area berventilasi baik.
Solvent menjadi solusi paling ampuh untuk residu tebal dan lama, terutama pada motor dengan stiker yang sudah menempel bertahun-tahun.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri