Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ridwan Kamil Sayangkan Pertandingan Digelar Malam Hari: Jangan Selalu Kejar Rating TV!

fresh | Suara.com

Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:06 WIB
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ridwan Kamil Sayangkan Pertandingan Digelar Malam Hari: Jangan Selalu Kejar Rating TV!
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil pada pelantikan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat masa bakti 2022-2026 di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (12/9/2022). (ANTARA/HO-Humas Pemda Jabar)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan duka mendalam terkait ricuh di stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang yang menewaskan 127 orang, termasuk 2 anggota kepolisian yang berjaga. 

Ridwan Kamil meminta pihak terkait untuk melakukan pembenahan usai insiden tersebut. Di antaranya mengevaluasi profesionalitas panitia penyelenggara dalam mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan. 

RK, begitu dia akrab disapa, juga meminta untuk penikmat sepak bola belajar menerima saat tim kesayangannya menelan kekalahan.    

Yang paling penting, menurut Ridwan Kamil, jangan memaksakan pertandingan dilakukan malam hari hanya demi mengejar rating TV.  

"....Jangan selalu kejar demi rating TV dengan memaksa pertandingan selalu malam hari," tulis Ridwan Kamil melalui postingan Instagramnya.

Sebelumnya, Gus Miftah juga menyampaikan hal sama. Dia menyampaikan kesedihannya terkait insiden di Stadion Kanjuruhan Malang yang menelan ratusan nyawa melayang. 

Tercatat 127 orang meninggal dunia akibat ricuh usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022).  

"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. tidak layak nilainya satu nyawa pun melayang gara-gara sepak bola. Apa yang kita bela, sepak bola bukan agama," kata Gus Miftah seraya menangis. 

"Kenapa harus kembali terjadi begitu banyak orang kehilangan nyawa hanya karena sepak bola. Untuk semua korban Alfatiha," lanjut Gus Miftah. 

Sebelumnya, penyanyi sekaligus anggota DPR dari Partai PDI Perjuangan Krisdayanti menanggapi  insiden di stadion Kanjuruhan, Malang yang merenggut 127 korban meninggal dunia. 

Krisdayanti sampaikan bela sungkawa serta kesedihannya lewat akun media sosial Instagrama beberapa jam lalu. 

Dalam unggahannya, KD--begitu dia akrab disapa menyebut taka da sepak bola seharga nyawa manusia. 

"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Dari hati yang paling dalam saya turut berduka cita sedalam-dalamanya atas kejadian yang menimpa pecinta sepak bola Tanah Air di Stadion kanjuruhan, Malang. 

Semoga 127 korban jiwa yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin ya Allah YRA," tulis Krisdayanti.  

Seperti diketahui, 127 orang dikabarkan meninggal dunia dalam insiden di stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gus Miftah Nangis 127 Meninggal Akibat Rusuh di Stadion Kanjuruhan: Apa yang Kita Bela? Sepak Bola Bukan Agama!

Gus Miftah Nangis 127 Meninggal Akibat Rusuh di Stadion Kanjuruhan: Apa yang Kita Bela? Sepak Bola Bukan Agama!

Entertainment | Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:49 WIB

Sebanyak 127 Orang Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Polisi Langgar Aturan FIFA Terkait Pengamanan?

Sebanyak 127 Orang Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Polisi Langgar Aturan FIFA Terkait Pengamanan?

Malang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:44 WIB

Terkini

Ibu Aniaya Anak Kandung hingga Tewas di Rohul Diperiksa Kejiwaannya

Ibu Aniaya Anak Kandung hingga Tewas di Rohul Diperiksa Kejiwaannya

Riau | Senin, 18 Mei 2026 | 13:47 WIB

Beragam Genre, Ini 5 Drama China Paling Populer di Bulan Mei 2026

Beragam Genre, Ini 5 Drama China Paling Populer di Bulan Mei 2026

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 13:45 WIB

Akhiri Spekulasi, Diego Simeone Pastikan Bertahan di Atletico Madrid Musim Depan

Akhiri Spekulasi, Diego Simeone Pastikan Bertahan di Atletico Madrid Musim Depan

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:45 WIB

5 Cargo Pants Pria Kekinian yang Cocok untuk OOTD Casual hingga Streetwear

5 Cargo Pants Pria Kekinian yang Cocok untuk OOTD Casual hingga Streetwear

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 13:45 WIB

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:42 WIB

Jose Mourinho Akui Ada 'Sesuatu' dengan Real Madrid, Keputusan Dibuat Pekan Ini

Jose Mourinho Akui Ada 'Sesuatu' dengan Real Madrid, Keputusan Dibuat Pekan Ini

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:41 WIB

Sandy Walsh Menggila Cetak Brace, Antar Buriram United ke Final Jelang Bela Timnas Indonesia

Sandy Walsh Menggila Cetak Brace, Antar Buriram United ke Final Jelang Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Gagal Total di Real Madrid, Apakah Xabi Alonso Sosok yang Tepat untuk Chelsea?

Gagal Total di Real Madrid, Apakah Xabi Alonso Sosok yang Tepat untuk Chelsea?

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB