Fresh.suara.com - Bunga Citra Lestari sudah lebih dari 2 tahun menjadi single mom bagi Noah Sinclair. Seperti diketahui, ia ditinggal oleh suaminya, Ashraf Sinclair yang meninggal dunia karena penyakit jantung mendadak pada tahun 2020 silam.
Mengenang perbuatan Ashraf kepadanya, BCL pun mengungkap kado terakhir dari suami tercintanya itu dalam kanal YouTube pribadinya. Awalnya Bunga Citra Lestari itu menceritakan kado spesial yang diberikan almarhum sang suami kepadanya sebelum meninggal dunia.
"Ulang tahun gue pertama di saat gue pertama kali pacaran sama dia, gue dikasih kliping isinya foto-foto kehidupan dia sebelum bertemu aku. Dia tulis semuanya,” cerita BCL dikutip pada Senin (17/4/2023).
"Jadi dia bilang 'Aku ingin kamu tau tentangku, ini kehidupanku sebelum ada kamu' jadi gue baca itu dan gue tau." lanjutnya.
Wanita yang biasa disapa Unge itu mengaku kado tersebut menjadi kado paling berharga dihidupnya, di samping memiliki Noah sebagai putranya.
"Itu sesuatu yang buat gua hadiah paling berharga yang gue terima selain dikaruniai Noah," imbuh pemain film Habibi & Ainun tersebut.
Kemudian, BCL juga menceritakan kado terakhir dari Ashraf untuknya pada 22 Maret 2019. Tak seperti biasanya sang suami yang suka memberikan BCL tas, berlian, maupun barang-barang mewah, saat itu Ashraf menghadiahi sebuah buku dan pena saat Bunga berulang tahun ke-36 kala itu.
Bukan hanya buku dan pena, almarhum Ashraf juga menuliskan pesan manis mengenai kekuatan dan takdir untuk sang istri.
"Di 2019 gue ulang tahun, biasanya kan Ashraf suka beliin gue tas, beliin gue berlian, beliin gue apa gitu. Tiba-tiba dia kasih gue buku yang dia sudah tulis di dalamnya." jelas BCL.
Baca Juga: BCL Pakai Bustier Seksi, Harga Kalungnya Bikin Mangap!
"Dia tulis pakai bahasa Inggris 'Pasti kamu bingung kenapa kok kadonya begini. Aku juga mikir sih aku mau beliin kamu tas atau beliin kamu sepatu, tapi aku memutuskan untuk ngasih ini,'" kata Bunga membeberkan pesan yang ditulis Ashraf dalam buku tersebut.
"Ini buku ama pulpen untuk buku ini anggap lah kehidupanmu. Dan pulpen ini adalah kekuatan lo'."
Dan benar saja, buku tersebut hingga saat ini menjadi sumber kekuatan BCL menjalani hidup setelah kepergian Ashraf.
"Pas Ashraf enggak ada, buku itu yang gue pegang. Aku enggak pernah megang buku itu karena gue enggak suka nulis. Dan itulah buku yang gue buat nulis sampai sekarang," pungkas Bunga.