Fresh.suara.com - Jonathan Latumahina yang merupakan ayah David Ozora mengaku dirinya akan puas apabila pelaku penganiayaan anaknya menerima hukuman yang setimpal dengan apa yang David alami.
Seperti yang diketahui, David Ozora beberapa waktu lalu dianiaya dan dipukuli habis-habisan oleh Mario Dandy dengan alasan sudah melecehkan anak AG. Anak AG disebut-sebut sebagai kekasih Mario saat itu.
Mengingat kondisi anaknya saat dipukuli, ayah David Ozora pun merasa ancaman penjara maksimal 12 tahun yang diterima Mario Dandy sangat tidak adil.
"Enggak lah," kata Jonathan Latumahina, dikutip dari kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo pada Jumat (16/6/2023).
Terlebih lagi, pengurus GP Anshor ini merasa sakit hati dengan perlindungan yang diberikan untuk pelaku anak AG. Pasalnya, Jonathan menyebut jika penegak hukum lupa jika David Ozora juga masuk dalam kategori anak karena masih dibawah umur.
"Kita warga negara ini kan di-create untuk selalu makan hati. Kita harus menerima bahwa di kasus hukum ini. Pelaku anak banyak menerima perlindungan. Lembaga yang melindungi luar biasa," papar dia.
"Lupa yang bikin undang-undang ini, korban juga anak. Anak gue itu masih anak, masih di bawah 18 kan masih anak," ucapnya.
Lebih lanjut, Jonathan menilai adil itu jika pelaku merasakan apa yang David rasakan. Ia akan merasa puas jika Mario Dandy dibikin koma.
"Nggak pernah cukup. Tadi di persidangan juga gue sampein, apakah adil? Kagak. Adil itu kalau si Mario itu juga gua bikin koma," kata Jonathan Latumahina.
Baca Juga: Sus Rini Buru-Buru Jelaskan Sebab Rayyanza Tolak Pakai Topi Pemberian Ameena Anak Atta