SuaraGarut.Id - Guru Sabil atau Muhamad Sabil Fadilah trending usai dipecat oleh SMK tempatnya mengajar gara-gara menyebut maneh kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan kamil.
Kini, setelah tak mengajar di SMK, Guru Sabil bekerja menjadi kru anggota DPR RI Dedi Mulyadi.
Pekerjaan barunya itu diterima Guru Sabil ketika Dedi Mulyadi menyempatkan diri menemuinya di Cirebon.
Rupanya mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, penasaran dengan sosok Guru Sabil, berikut alasannya melontarkan kata maneh kepada Gubernur Jawa Barat.
Dalam pertemuan itu, Dedi Mulyadi juga sempat menanyakan mengapa Sabil mepermasalahkan warna baju Ridwan Kamil.
Menjawab pertanyaan Dedi Mulyadi, Muhamad Sabil mengatakan, baju yang dikenakan Ridwan Kamil membawa simbol.
Dan warna yang membawa simbol itu digunakan Ridwan Kamil ketika melakukan pertemuan dengan lingkungan pendidikan yang harusnya bebas dari simbol-simbol politik.
Ia menambahkan, Ridwan Kamil sekarang ini lebih sering mengenakan baju kuning setelah masuk menjadi anggota partai politik.
"Sejak itu ia jadi sering menggunakan warna kuning," kata Muhamad Sabil.
Baca Juga: China Desak AS Buktikan Pernyataan TikTok Ancam Keamanan Nasionalnya
Mendengar jawaban Muhamad Sabil, Dedi memberi pesan, apa yang dikenakan seseorang adalah sebuah ekspresi. Dan itu hak masing-masing yang harus dihormati.
'Saya sering menggunakan baju putih dan ikat kepala, itu ekspresi saya dan harus dihormati," kata Dedi.
Dedi menjelaskan, apa salahnya orang menggunakan baju warna tertentu.
Muhamad Sabil hanya tertawa mendengar pesan Dedi Mulyadi yang juga salah satu tokoh Partai Golkar ini.***