Mengapa Negara yang Hanya Memiliki 2 Musim Tidak Dapat Menjadi Negara Maju?

Suara Garut

Minggu, 26 Maret 2023 | 18:14 WIB
Mengapa Negara yang Hanya Memiliki 2 Musim Tidak Dapat Menjadi Negara Maju?
Peta perbandingan pendapatan dunia, berdasarkan wilayah dan iklim. (World Bank)

SuaraGarut.id- Pernah gak sih kalian berpikir, mengapa negara-negara yang memiliki empat musim kebanyakan ekonominya maju?

Seperti negara-negara Eropa, Amerika, bahkan Asia Timur seperti China, Jepang, dan Korea.

Sedangkan negara yang beriklim 2 dan tropis, jarang banget menjadi negara maju secara ekonomi.

Memang sulit dipercaya keterkaitan antara iklim, dengan kemajuan sebuah wilayah, dan ini sudah dibuktikan oleh peneliti dan ahli keuangan.

Perbedaan ini disebabkan karena adanya perbedaan kebudayaan, antara masyarakat beriklim dua dengan masyarakat yang berikilm empat.

Masyarakat yang beriklim empat, setiap tahunnya akan mengalami kelangkaan sumber makanan, dikarenakan adanya musim salju.

Saat musim salju datang, tanah-tanah tidak dapat di tanami tumbuhan, hewan buruan bersembunyi, hewan ternak juga mati kelaparan.

Ini membuat masyarakat beriklim empat bertarung melawan keadaan, dan terus berinovasi mengembangkan pengetahuan dan teknologi.

Dan kemajuan negara-negara 4 musim semakin pesat lagi, pada puncaknya ketika Revolusi Industri dimulai.

baca juga

Kemajuan suatu wilayah tidak lagi diukur oleh sumber daya alamnya saja, tapi juga dari efisensi industri, teknologi, dan jalur perdagangan.

Sedangkan masyarakat beriklim dua atau tropis, mereka tidak terlalu menghadapi tantangan alam yang begitu sulit.

Sebab mereka mendapatkan matahari yang cukup, air hujan yang cukup yang membuat tanah mereka subur, bahkan tongkat kayu jadi tanaman.

Yang pada akhirnya masyarakat beriklim dua pun, jadi tertinggal jauh oleh masyarakat yang berikilim empat.

Wilayah empat musim yang dulu dipaksa beradaptasi dan berinovasi, oleh alam yang ekstrim selama berabad-abad.

Kini menjelma menajdi kekuatan ekonomi yang dominan di dunia, tetapi ini bukanlah simpulan akhir.

Sebab saat ini kita sudah memasu era baru, yaitu era teknologi informasi dan kecerdasan buatan.

Dimana faktor kemakmuran suatu wilayah, sudah tidak dipengaruhi lagi oleh iklim, tapi bagaiamana suatu negara bisa berintegritas mengelola sumber dayanya.(*)

Editor: Mustika Ati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ASN yang Mau Pindah ke IKN Nusantara Dijanjikan Punya Hidup Lebih Baik Ketimbang di Jakarta

ASN yang Mau Pindah ke IKN Nusantara Dijanjikan Punya Hidup Lebih Baik Ketimbang di Jakarta

Kaltim | Minggu, 26 Maret 2023 | 18:13 WIB

BTN Optimis Mampu Cetak Laba Bersih Rp 3,3 Triliun di 2023

BTN Optimis Mampu Cetak Laba Bersih Rp 3,3 Triliun di 2023

Bisnis | Minggu, 26 Maret 2023 | 04:28 WIB

MUI Minta Jokowi Cabut Arahan Larangan Pejabat Gelar Bukber: Supaya Ramadhan Tidak Gaduh

MUI Minta Jokowi Cabut Arahan Larangan Pejabat Gelar Bukber: Supaya Ramadhan Tidak Gaduh

News | Sabtu, 25 Maret 2023 | 09:42 WIB

Terkini

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung

Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung

Lampung | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:47 WIB

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%

Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Bakal Ada Demo, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Hari Ini

Bakal Ada Demo, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Hari Ini

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai

Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Lahir di Akhir Agustus Zodiaknya Apa? Begini Sifat dan Karakternya Menurut Astrologi

Lahir di Akhir Agustus Zodiaknya Apa? Begini Sifat dan Karakternya Menurut Astrologi

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:35 WIB

×