Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai

Yasinta Rahmawati

Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:36 WIB
Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai
Ilustrasi rambut beruban. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Uban muncul akibat penurunan produksi melanin karena faktor usia, genetik, atau gaya hidup tidak sehat.
  • Para ahli medis melarang mencabut uban karena dapat merusak folikel, memicu infeksi, dan menyebabkan kebotakan.
  • Sebagai solusi aman, sebaiknya gunting uban di dekat pangkal atau menggunakan pewarna rambut.

Suara.com - Melihat sehelai rambut putih alias uban menyempil di antara rambut hitam sering kali memicu dorongan spontan untuk langsung menariknya. Namun, pertanyaannya, apakah boleh mencabut uban?

Sebagian orang menganggap kebiasaan ini sebagai cara cepat dan instan untuk menjaga penampilan tetap awet muda.

Sayangnya, tindakan sepele ini justru menyimpan risiko masalah kesehatan pada kulit kepala dan folikel rambut jika dilakukan terus-menerus.

Mengapa Uban Muncul dan Bagaimana Mitos di Masyarakat?

Secara medis, uban muncul ketika sel-sel pembuat warna rambut (melanosit) mulai berhenti memproduksi pigmen melanin.

Kondisi ini umumnya terjadi seiring pertambahan usia, namun bisa juga dipicu oleh faktor genetik, stres, kekurangan nutrisi, hingga pola hidup.

"Uban muncul karena menurunnya produksi melanin di folikel rambut. Kondisi ini bisa muncul akibat penuaan, keturunan, malnutrisi, kebiasaan merokok, efek samping obat, gangguan hormon, dan vitiligo," demikian dikutip dari laman Alodokter.

Di masyarakat, beredar mitos populer yang menyebutkan bahwa mencabut satu uban akan membuat uban lain tumbuh makin banyak.

Padahal secara biologis, setiap helai rambut tumbuh dari satu kantung folikel tersendiri. Mencabut satu helai tidak akan memengaruhi folikel rambut di sekitarnya.

baca juga

Meskipun mitos tersebut tidak benar, secara medis para ahli kesehatan tetap tidak menyarankan kebiasaan mencabut uban.

Efek Samping dari Kebiasaan Mencabut Uban

Mencabut uban berpotensi merusak struktur kulit kepala. Beberapa efek buruk yang dapat terjadi meliputi:

  • Kerusakan Folikel Rambut: Paksaan saat menarik helai rambut dapat merobek dinding folikel. Jika dilakukan berulang kali, folikel bisa mati permanen sehingga rambut baru tidak dapat tumbuh lagi.
  • Risiko Infeksi dan Iritasi: Saat uban dicabut, area kulit kepala akan meninggalkan luka terbuka mikro. Bakteri dapat dengan mudah masuk ke pori-pori tersebut dan memicu timbulnya bisul atau bisul akar rambut (folikulitis).
  • Penipisan Rambut dan Kebotakan: Kerusakan pada folikel yang terjadi terus-menerus akan menyebabkan area tersebut berhenti memproduksi rambut. Akibatnya, rambut justru akan menipis di area yang sering dicabut.

Solusi Aman Mengatasi Uban

Daripada mengambil risiko merusak kulit kepala, ada beberapa langkah yang lebih aman untuk menyiasati uban.

  • Menggunakan Pewarna Rambut: Pilih cat rambut yang bebas dari bahan kimia keras seperti amonia agar kesehatan kulit kepala tetap terjaga.
  • Menggunting Rambut Putih: Jika uban yang tumbuh hanya satu atau dua helai, guntinglah uban tepat di dekat pangkal kulit kepala tanpa perlu menarik akarnya.
  • Memenuhi Nutrisi Rambut: Konsumsi makanan kaya vitamin B12, vitamin D, zat besi, serta antioksidan untuk memperlambat penuaan sel folikel.

Kesimpulannya, jika kamu masih ragu dan bertanya-tanya apakah boleh mencabut uban, jawaban secara medis adalah tidak disarankan.

Daripada mencabut uban dan memicu infeksi atau penipisan rambut, lebih baik merawat kesehatan kulit kepala dengan nutrisi seimbang atau menggunakan teknik pewarnaan yang aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rekomendasi Hai Dryer yang Tidak Merusak Rambut, Watt Kecil

3 Rekomendasi Hai Dryer yang Tidak Merusak Rambut, Watt Kecil

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:14 WIB

Apakah Sering Gonta-Ganti Sampo Berbahaya? Ini Jawabannya

Apakah Sering Gonta-Ganti Sampo Berbahaya? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Cegah Rusak! Ini 5 Masker Rambut Smoothing agar Tetap Lembut dan Berkilau

Cegah Rusak! Ini 5 Masker Rambut Smoothing agar Tetap Lembut dan Berkilau

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Demo Besar Hari Ini, Awas Rupiah dan IHSG Bisa Keok

Demo Besar Hari Ini, Awas Rupiah dan IHSG Bisa Keok

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Disdik Tangerang Imbau Siswa Dijemput Selama Rencana Aksi 2728 Agustus

Disdik Tangerang Imbau Siswa Dijemput Selama Rencana Aksi 2728 Agustus

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Jangan Sampai ke Mana-mana, Pemprov Jateng Minta Kepala Daerah Selesaikan Aduan Warga

Jangan Sampai ke Mana-mana, Pemprov Jateng Minta Kepala Daerah Selesaikan Aduan Warga

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:22 WIB

BI Optimalkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

BI Optimalkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:13 WIB

5 Sunscreen Tanpa Niacinamide untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Sunscreen Tanpa Niacinamide untuk Kulit Kering dan Sensitif

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:02 WIB

3 Zodiak Paling Dibenci, Benarkah Punya Sifat Menyebalkan?

3 Zodiak Paling Dibenci, Benarkah Punya Sifat Menyebalkan?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Ada Demo Besar di Jakarta, Disdik Kota Tangerang Wajibkan Orang Tua Jemput Siswa 27-28 Agustus

Ada Demo Besar di Jakarta, Disdik Kota Tangerang Wajibkan Orang Tua Jemput Siswa 27-28 Agustus

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Daftar Demo dan Lokasi Aksi Massa Hari Ini 27 Agustus 2026

Daftar Demo dan Lokasi Aksi Massa Hari Ini 27 Agustus 2026

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:54 WIB

Viva Milk Cleanser Cucumber untuk Kulit Apa? Ini Cara Pakai dan Review Pengguna

Viva Milk Cleanser Cucumber untuk Kulit Apa? Ini Cara Pakai dan Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Dugaan Penyebab Bencana Banjir di Tibet, Ratusan Orang Meninggal Dunia

Dugaan Penyebab Bencana Banjir di Tibet, Ratusan Orang Meninggal Dunia

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:45 WIB

×