SUARA GARUT – Penyanyi asal Malaysia, Aliff Syukri, dikecam gegara video klip terbarunya yang disebut menghancurkan budaya melayu.
Penyanyi asal Malaysia Aliff Syukri dikenal pernah berkolaborasi dengan Lucinta Luna dalam lagu ‘Bobo di Mana’ yang viral beberapa tahun lalu.
Namun sosok Aliff Syukri kembali menjadi sorotan publik usai video klip terbarunya yang dinilai mencoreng budaya melayu. Bahkan tak sedikit pula disebut sebagai Sam Smith versi Malaysia.
Dalam postingan akun Tiktok @demi_malaiu, tampak Aliff Syukri sedang menyanyikan lagu bertemakan hari raya. Alif bersama penari latar tampak mengenakan kostum bertemakan melayu.
Dari postingan itu terlihat Alif dan penari latar berjoget sambil bernyanyi dengan gerakan yang cukup lincah dan luwes. Sayangnya, video tersebut justru mendapatkan hujatan dari masyarakat Malaysia.
Dalam postingan video itu disebutkan bahwa Aliff Syukri dinobatkan sebagai tokoh agung yang mencoreng budaya dan bangsa Melayu.
Hal itu karena Aliff mengubah konsep pakaian khas pria melayu yang semula longgar dan menutup aurat, kini dimodifikasi menjadi baju yang sangat ketat hingga memperlihatkan lekukan tubuh pria yang menggenakan baju tersebut.
Dari postingan itu bertuliskan caption “Video raya Aliff Syukri satu propaganda hilangkan budaya dan jati diri orang Melayu? Cukup-cukuplah Melayu hilang sejarahnya dan diklaim generasi puak imigran yang dibawa masuk British demi menjulang budaya luar di atas tanah berdaulat ini!”, tulis dalam postingan itu.
Postingan itu akhirnya banjir beragam komentar dari netizen. Sebagian besar dari mereka ada yang mengecam karya Aliff Syukri. Namun ada juga yang menyebut Aliff Syukri sosok Sam Smith versi Melayu karena berani menggunakan pakaian nyentrik. (*)
Baca Juga: Sibuknya Gerindra Terima Kunjungan Partai: Hari Ini Perindo, Besok PBB, Lusa Ada Lagi
Editor: Mustika Ati