SUARA GARUT - Pemandangan berbeda diperlihatkan Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi saat menghadiri deklarasi Calon Presiden (Capres) dari PDI Perjuangan.
PDI Perjuangan menunjuk Ganjar Pranowo sebagai Capres yang akan maju di Pemilu 2024 mendatang.
Namun saat kegiatan deklarasi berlangsung, Jokowi yang hadir pada kesempatan tersebut nampak kurang happy.
"saya rasanya tidak melihat terlalu banyak senyum dari Pak Jokowi,' kata pengamat politik dan peneliti Indonesia, M. Qodari dilansir garut.suara.com saat menjalani sesi wawancara di TV One, Jumat (20/4/2023).
Menurutnya, kondisi Jokowi saat itu mungkin saja ke capean karena harus mendadak berangkat ke Jakarkarta saat dirinya berada di Solo. Lalu sore harinya harus balik lagi ke Solo.
"Barangkali karena kecapean harus mendadak berangkat dari Solo ke Jakarta dan Nanti sore balik lagi ke Solo gitu loh," ujarnya.
Jadi, menurutnya, kesan bahwa memang proses pada hari ini mendadak kemudian agak di luar jadwal atau perencanaan yang ada.
"Nah apakah kemudian itu murni capeknya karena secara fisik nah itu dia. Ataukah karena kemudian pilihan atau kemudian timingnya tidak begitu pas ya mungkin saja gitu," ucapnya.
Namun menurutnya, tidak dipungkiri jika, Pa Jokowi, tidak begitu happy dengan Ganjar Pranowo karena pernyataan tentang Piala Dunia U-20 terkait Israel.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Ogah Berteman Lagi dengan Ivan Gunawan Gara-Gara Dibohongi soal Ini
"Saya pasti bisa bilang bahwa Pak Jokowi itu kan terakhir memang enggak begitu Happy dengan dengan mas Ganjar ya dengan pernyataan Mas Ganjar yang menyatakan menolak Israel dan berakibat pada batalnya Piala Dunia 20 gitu," ungkapnya.(*)