Satuan Elit TNI AU Itu Bernama Kopasgat, Intip Kemampuan Teknisnya

Suara Garut

Rabu, 26 April 2023 | 08:05 WIB
Satuan Elit TNI AU Itu Bernama Kopasgat, Intip Kemampuan Teknisnya
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono tengah mengecek satuan Kopasgat (Instagram @kopasgat_tniau)

SUARA GARUT - Institusi TNI AU belakangan ini tengah menjadi sorotan publik, usai viral video anggota kesatuan itu terekam menendang seorang ibu pengendara motor dan anaknya di Jatiwarna, Bekasi, Senin (24/4/2023).

Berdasarkan penelusuran dan investigasi internal TNI, diketahui oknum TNI tersebut bernama Praka (ANG) anggota  Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 471 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI.

Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) adalah satuan pasukan elit yang dimiliki TNI AU. Sebelumnya nama pasukan ini  terkenal dengan nama adalah Korps Pasukan Khas (Korphaskas).

Nama Korphakhas berubah menjadi Kopasgat melalui SK Panglima TNI No Kep 66/1/2022 tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI (21/1/2022).

Kopasgat merupakan satuan tempur darat TNI AU yang menguasai tiga matra, udara, darat dan laut. Setiap Kopasgat  harus memiliki kualifikasi setingkat para komando, agar dapat melaksanakan tugas secara profesional.

Dalam pembagian tugasnya,  Kopasgat dibagi menjadi beberapa spesialisasi yaitu Pusdiklat, Satuan Bravo 90 (Anti Teror), Detasemen Matra, Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud), Batalion Komando (Yonko), Resimen Bantuan Tempur.

Hasil investagasi internal TNI AU, oknum Praka ANG merupakan anggota dari Detasemen Arhanud 471 di mana tugasnya melaksanakan operasi pertahanan udara sebagai bagian sistem operasional pertahanan udara nasional dan juga operasi militer lainnya.

Detasemen Arhanud 471  Kopasgat sendiri bermarkas di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur.

Sebagai pasukan elit TNI AU, personil Kopasgat wajib memiliki kemampuan teknis dasar seperti kemampuan tempur, terjun, SAR dan antiteror.

baca juga

Atas kejadian yang mencoreng institusi tersebut, Danhanud 471 Kopasgat Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas langsung mengunjungi korban di Pondok Rangon, Bekasi, untuk permohonan maaf.

Namun demikian, masyarakat meminta tindakan tegas berupa sanksi hukum dan sanksi disiplin internal tetap harus dilakukan demi menjaga marwah institusi agar kejadian tersebut tidak terulang. (*)

Editor: Mustika Ati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minta Maaf Langsung Ke Korban, Prajurit TNI AU Tendang Emak-emak Dijatuhi Sanksi Komandan

Minta Maaf Langsung Ke Korban, Prajurit TNI AU Tendang Emak-emak Dijatuhi Sanksi Komandan

News | Rabu, 26 April 2023 | 07:31 WIB

'Ngerinya' Sanksi buat Anggota yang Tendang Pemotor, TNI AU: Terlalu Pedih untuk Diceritakan

'Ngerinya' Sanksi buat Anggota yang Tendang Pemotor, TNI AU: Terlalu Pedih untuk Diceritakan

News | Selasa, 25 April 2023 | 18:49 WIB

Kasus Tentara Tendang Wanita di Bekasi Berakhir Damai, Ayah Korban Kasih Pesan Menohok untuk Praka ANG

Kasus Tentara Tendang Wanita di Bekasi Berakhir Damai, Ayah Korban Kasih Pesan Menohok untuk Praka ANG

Bekaci | Selasa, 25 April 2023 | 18:32 WIB

Terkini

Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti

Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 23:13 WIB

Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM

Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 22:53 WIB

Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!

Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 22:28 WIB

Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?

Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 22:07 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu

Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu

Riau | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:49 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser Baru, Padahal Sudah Punya Dua Seri Lawas

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser Baru, Padahal Sudah Punya Dua Seri Lawas

Riau | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:30 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes

Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes

Video | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:10 WIB

×