SUARA GARUT - Hari lebaran merupakan hari pertama bebas makan dan minum bagi umat muslim setelah satu bulan berpuasa.
Namun kita harus tetap waspada, karena dengan berubahnya pola dan jenis makanan, bisa mengakibatkan timbulnya beberapa penyakit.
Tentu saja hal tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan kita semua.
Ada beberapa jenis makanan khas yang biasa disajikan saat hari lebaran tiba.
Salah satu contohnya ketupat dan opor ayam yang kuahnya mengandung santan.
Selain itu ada juga kue-kue lainnya yang memenuhi meja di ruang tamu. Namun, bila di konsumsi dengan porsi berlebihan, itu semua bisa menyebabkan penyakit pada tubuh.
Menurut Kepala Puskesmas Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Lia Maulidyawati, SST.,M.Kes, dalam waktu dua hari pasca hari lebaran, banyak warga yang datang berobat dengan keluhan penyakit yang sama.
Dari laporan yang ia terima, di hari ke dua pasca hari lebaran, sebanyak 102 kunjungan pasien yang berobat ke Puskesmas 21 orang di antaranya menderita sakit saluran pencernaan dengan keluhan sakit di bagian lambung.
Begitu juga di hari ketiga setelah hari lebaran, banyak warga yang mengeluh merasakan sakit yang sama tambahnya, Selasa (25/04/2023).
Baca Juga: Merasa Dibohongi? Ibu Ustaz Arifin Ilham Usir Menantunya Umi Yuni dari Az-Zikra
Lia menambahkan, kelebihan mengkonsumsi santan serta pedas, bisa mengakibatkan sakit lambung.
Oleh karena itu, kita semua harus bisa mengatur pola makan dan memilih jenis makanan untuk di konsumsi dengan gizi yang seimbang.
Ada beberapa tips agar kita bisa menjaga kesehatan pasca hari lebaran ini, yaitu banyak minum air putih, tetap konsumsi buah dan sayur saat menikmati hidangan khas lebaran, istirahat cukup jangan tidur berlebihan.
Batasi aktivitas kurang gerak seperti nonton tv, bermain game, lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari secara teratur.
Terakhir batasi konsumsi gula, garam dan lemak.(*)
Editor: Farhan