Menelisik Keunikan Dermaga Tua Santolo, Saksi Sejarah Kolonialisme di Pantai Selatan Garut

Suara Garut

Kamis, 27 April 2023 | 07:50 WIB
Menelisik Keunikan Dermaga Tua Santolo, Saksi Sejarah Kolonialisme di Pantai Selatan Garut
Darmaga tua Pantai Santolo yang unik dan khas menjadi tempat favorit wisatawan berswafoto (Sumber: Istimewa)

SUARA GARUT - Pesona pantai Santolo di Garut Selatan, kiranya semakin diperhitungkan dalam agenda liburan wisatawan. Seperti halnya pada periode Liburan hari raya tahun 2023 ini dan libur besar lainnya.

Berdasarkan pantauan garut.suara.com hari ini di lokasi Rabu (26/4/2023), tampak animo wisatawan mengunjungi Pantai Santolo masih antusias, terbukti dengan membludaknya kendaraan bermotor, roda empat dan dua masuk dan parkir di sekitar area pantai ini.

Lokasi  Pantai Santolo sendiri masuk ke dalam wilayah  Kecamatan Cikelet dan Pameungpeuk. Kedua kecamatan ini dapat ditempuh dari kota Garut sekitar 3 jam ke arah barat daya.

Bagi  wisatawan yang baru pertama kali ke Pantai Santolo, jangan heran jika kondisi jalan menuju ke sana berkelok-kelok  namun dijamin tidak membosankan, karena memiliki pemandangan indah dan hijau asri sepanjang perjalanan.

Dari informasi seorang nelayan yang  pengantar wisatawan ke dermaga Santolo, ada yang salah kaprah dalam menyebut nama Santolo.

Menurutnya yang di sebut Santolo sendiri adalah pulau  yag memiliki dermaga tua  dengan bendungan berukuran 100x 50 meter dengan lebar tembok bendungan sekitar 1 meter.

Di pulo Santolo ini pula terdapat menara Mercusuar untuk memantau aktifitas kegiatan kapal di laut

Sedangkan pantai utama  yang sering dijadikan aktifitas wisata ,berenang, jetski,banana boat itu di sebut pantai Cilauteureun.

Namun ada juga catatan yang menyebutkan asal mula nama Santolo berasal dari pelafalan nama Cilauteureun oleh orang-orang Hindia Belanda yang sulit mengeja, sehingga dieja dengan menyebut Santolo.

baca juga

Untuk menuju ke Pulau Santolo, wisatawan diharuskan menyebarang menggunakan perahu dengan harga sewa Rp.5000/orang. Kemudian anda akan dikenakan tiket retribusi masuk ke  Pulau Santolo sebesar Rp.4000/orang.

Keberadaan bendungan tua di Pulau Santolo adalaha sisa  reruntuhan dermaga tua,namun tampak masih kokoh. Berbentuk cekungan-cekungan di bawahnya sangat unik dan khas.

Merangkum dari berbagai sumber penelusuran ,darmaga atau dam Santolo  sendiri tak lepas dari sejarah masa kolonial Belanda tempo dulu.

Menurut catatan dermaga ini dibangun pada periode 1910-1913 oleh Hindia Belanda sebagai jalur pembantu distribusi rempah di wilayah Priangan Timur.

Pada masa itu, tercatat hasil bumi dari wilayah Garut selatan terkenal dengan komoditas rempah-rempahnya seperti kopi,teh dan cengkeh.

Untuk mempermudah jalur distribusi rempah tmelalui laut maka Hindia Belanda membangun dermaga di wilayah Pameungpek tersebut,tepatnya di Santolo.
Hingga kini,sisa-sisa dermaga tersebut masih kokoh dan menjadi wisata sejarah yang harus dilestarikan. (*)

Editor: Farhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berenang di Area Terlarang, Dua Orang Wisatawan Hanyut Tergulung Ombak di Pantai Santolo Garut

Berenang di Area Terlarang, Dua Orang Wisatawan Hanyut Tergulung Ombak di Pantai Santolo Garut

Garut | Rabu, 26 April 2023 | 22:57 WIB

Anggaran DTU Ke APBD Tidak Naik, Bupati Garut Rudy Gunawan Lakukan Ini untuk Membayar Gaji 9 Ribu ASN PPPK

Anggaran DTU Ke APBD Tidak Naik, Bupati Garut Rudy Gunawan Lakukan Ini untuk Membayar Gaji 9 Ribu ASN PPPK

Garut | Rabu, 26 April 2023 | 22:32 WIB

Miliki Berat Badan Hanya 1 Kg, Bayi Kurang Gizi di Selaawi Garut Membutuhkan Bantuan. Kondisinya Sekarang Seperti ini

Miliki Berat Badan Hanya 1 Kg, Bayi Kurang Gizi di Selaawi Garut Membutuhkan Bantuan. Kondisinya Sekarang Seperti ini

Garut | Rabu, 26 April 2023 | 17:19 WIB

Terkini

Takaran Sunscreen 2 Ruas Jari Berlaku untuk Semua Tekstur atau Tidak? Ini Kata Dokter

Takaran Sunscreen 2 Ruas Jari Berlaku untuk Semua Tekstur atau Tidak? Ini Kata Dokter

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Skor PISA RI di Bawah Vietnam, Prabowo: Terima Sebagai Koreksi, Tapi Kita Jangan Terlalu Takut

Skor PISA RI di Bawah Vietnam, Prabowo: Terima Sebagai Koreksi, Tapi Kita Jangan Terlalu Takut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic

Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya

Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang

Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan

Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?

Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:47 WIB

5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos

5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Sumut | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:41 WIB

×