Kita Butuh, Atau Ingin Presiden? Kaum Guru Jangan Salah Memilih Calon Pemimpin di Pilpres 2024, Jika Tidak...

Suara Garut | Suara.com

Minggu, 30 April 2023 | 14:48 WIB
Kita Butuh, Atau Ingin Presiden? Kaum Guru Jangan Salah Memilih Calon Pemimpin di Pilpres 2024, Jika Tidak...
Ilustrasi, Kita Butuh, atau Ingin Presiden, Kaum Guru jangan salah memilih Pemimpin.(Foto: Tangkapan layar/Nett)

SUARA GARUT - Perhelatan pesta demokrasi pemilihan Presiden 2024, tidak lama lagi akan digelar di negeri tercinta ini.

Sehingga para tokoh politik, tengah sibuk-sibuknya merapat sana-sini untuk mencari dukungan dan kekuatan agar menjadi pemenang.

Pilpres akan digelar Februari 2024, artinya rakyat di negeri ini memiliki kesempatan yang cukup untuk mempertimbangkan siapa yang layak jadi Presiden RI masa datang.

Saat ini kita tahu, terdapat tiga kandidat bakal Calon Presiden (Capres) dengan plus minusnya.

Bahkan mungkin saja, berpeluang kandidat capresnya menjadi bertambah.

Hal ini tidak tertutup kemungkinan, kesempatan itu masih tetap terbuka lebar.

Namun persoalanya dari tiga kandidat yang sudah muncul tadi, adakah pigur capres yang ideal, serta layak memimpin bangsa yang majemuk ini.

Memilih calon Presiden, tidak sama dengan sekadar hanya mengikuti selira atau sebatas ikut-ikut belaka.

Pasalnya, kandidat capres yang ada saat ini lahir dari sebuah kelompok tertentu.

Bukan dilahirkan berdasarkan pilihan rakyat secara langsung.

Tiga kandidat bakal Capres dibentuk atau dilahirkan oleh sebuah kekuatan partai politik.

Oleh sebab itu, kita jadi bertanya, memilih presiden ingin atau butuh?

Jika ingin yang dikedepankan maka, mengikuti selira seperti yang ditawarkan partai politik masing-masing.

Namun jika memilih Presiden karena butuh, maka akan mempertimbangkan kebutuhan tanpa melihat partainya apa, atau bajunya apa.

Kita saat ini, butuh sosok Presiden yang bisa mempersatukan anak bangsa, agar tidak terpecah belah.

tetapi juga mampu memberantas mafia, dan menegakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Sosok Presiden yang bukan mengabdi kepada partai politiknya, melainkan memiliki kedaulatan untuk mengabdi pada rakyat yang meilihnya.

Kita jangan sampai terjebak ibarat kerbau yang hidungnya ditutupi, hanya pasrah kepada calon pilihan partai.

Agar kedaulatan negara tidak di dikte oleh kepentingan para ketua partai, melainkan kembali ke tangan rakyat.

Benarkah saat ini, para ketua partai sudah serius mewakili nurani masyarakatnya? jawabanya ada pada pembaca, silakan menilai sendiri.

Untuk kalangan guru, yang jumlahnya mencapai jutaan, tentu menjadi sasaran empuk para calon Presiden.

Akan tetapi? adakah di antara para kandidat tersebut yang secara serius ingin memuliakan guru, memartabatkan guru?

Adakah di antara kandidat capres yang benar benar akan memiliki rasa simpati peduli terhadap Pendidikan?

Jangan melihat bajunya apa, partainya apa, tetapi adakah diantaranya yang akan memuliakan guru, dan peduli terhadap Pendidikan, dalam visi, misi dan prgramnya?

Anis Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan, memang mantan Mendiknas, tetapi visi pendidikan dan keberpihakanya kepada guru honorer terutama, belum jelas.

Tidak boleh lagi ada dikotomi status guru, honorer, PPPK, hingga PNS. Semua guru harus sama kesejahteraannya.

Karena Undang-Undang Gurunya juga hanya satu, artinya dasar hukumnya sama.

Negara Jepang bisa melampaui negara besar Asia lainya, karena mereka sangat memuliakan guru.

Dengan begitu, memilih Presiden bukan soal ingin, tetapi bagaimana memilih calon Presiden sebagai kebutuhan. 

Butuh sosok Presiden yang bisa berpihak kepada rakyat pemilihnya, bukan kepada partai yang menaunginya.

Karena sejatinya Presiden itu, adalah Presiden rakyat Indonesia.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ramai Kasus Buah Berformalin, Ini 6 Cara Pilih dan Olah Buah dengan Baik

Ramai Kasus Buah Berformalin, Ini 6 Cara Pilih dan Olah Buah dengan Baik

Your Say | Minggu, 30 April 2023 | 13:01 WIB

Ramai Disandingkan Dengan Sandiaga, Ganjar Ungkap Kriteria Cawapresnya

Ramai Disandingkan Dengan Sandiaga, Ganjar Ungkap Kriteria Cawapresnya

Kotak Suara | Minggu, 30 April 2023 | 11:45 WIB

Santer Dijodoh-jodohkan Dengan Sandiaga, Ganjar Pranowo: Semua Punya Peluang Sama

Santer Dijodoh-jodohkan Dengan Sandiaga, Ganjar Pranowo: Semua Punya Peluang Sama

Kotak Suara | Minggu, 30 April 2023 | 11:37 WIB

Terkini

Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan

Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan

Video | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:06 WIB

Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian

Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:06 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:05 WIB

Hindari Macet, Kapan Waktu Terbaik Berangkat Arus Balik agar Sampai di Jakarta Pagi Hari?

Hindari Macet, Kapan Waktu Terbaik Berangkat Arus Balik agar Sampai di Jakarta Pagi Hari?

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:04 WIB

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Penampilan Ahmad Assegaf Tanpa Tasya Farasya Bikin Pangling: Dulu Berasa Raja Dubai

Penampilan Ahmad Assegaf Tanpa Tasya Farasya Bikin Pangling: Dulu Berasa Raja Dubai

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:51 WIB

Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya

Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:40 WIB

Promo Superindo Terbaru 24 Maret: Susu, Frozen Food, dan Aneka Isi Kulkas Diskon hingga 35 Persen

Promo Superindo Terbaru 24 Maret: Susu, Frozen Food, dan Aneka Isi Kulkas Diskon hingga 35 Persen

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:39 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB