Bahas Masalah Tenaga Honorer, Empat Kementerian Gelar Pertemuan, Menteri Nadim Bilangnya Begini

Suara Garut

Sabtu, 06 Mei 2023 | 09:13 WIB
Bahas Masalah Tenaga Honorer, Empat Kementerian Gelar Pertemuan, Menteri Nadim Bilangnya Begini
Ilustrasi.Bahas masalah Tenaga Honorer, Empat kementerian Gelar Pertemuan, Menteri Nadim bilangnya begini.(Foto: Tangkapan layar/Ig.Srimulyani)

SUARA GARUT - Belum lama ini, empat kementerian pada kabinet Indonesia Maju menggelar pertemuan membahas permasalahan tenaga honorer.

Dalam pertemuan kolaborasi itu, dua menteri absen dan diwakilkan stafnya.

Menteri Dalam negeri dan Menteri Keunagan berhalangan hadir dalam membahas persoalan penuntasan honorer tersebut.

Pertemuan yang di inisiasi KementerianPANRB tersebut berawal dari pihaknya tengah mencari solusi penuntasan hoorer.

Pasalnya, sesuai regulasi yang ada, per 28 November 2023, tenaga honorer harus dihapus.

Padahal dalam berbagai kesempatan, Menteri Abdullah Azwar Anas menyampaikan tidak akan melakukan PHK massal.

Namun, tidak akan membebani anggaran baik APBN maupun APBD dalam persoalan gaji mereka nantinya.

Prinsip yang ditawarkan Menteri Anas itu, tampaknya hingga kini, bagaikan misteri yang belum terpecahkan.

Menurut Menteri Anas, per 1 Mei 2023, usulan formasi guru PPPK baru sebanyak 266,560 formasi.

baca juga

Sementara itu, arahan Presiden Joko Widodo, agar masalah yang berkaitan dengan dasar, salah satunya guru dan tenaga kesehatan harus segera dituntaskan.

Menteri Nadim Makarim, mengaku saat ini pihaknya masih mencari cara dalam percepatan penyelesaian tenaga honorer.

"Saya mendorong pemerintah daerah untuk mengusulkan secepatnya terkait formasi guru sesuai kebutuhan," kata Menteri Nadim, dikutif garut.suara.com dari JPNN.

Harapanya kata Menteri Nadim, agar semakin banyak guru honorer yang layak menjadi ASN PPPK.

"Kebutuhan guru di daerah harus segera terpecahkan, agar trealisasi secara efisien," kata Menteri Nadim.

Sementara  Wakil Menteri Keuangan Suhasil Nazara, menyebutkan pertemuan itu terkait kebutuhan anggaran pendidikan yang memungkinkan dapat disediakan untuk guru.

Menurut Suhasil, karena di daerah sudah ada Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), maka penting mencari tahu lagi bagaimana solusi yang tepat.

Suhasil menegaskan hal itu, untuk memenuhi kebutuhan guru di sekolah-sekolah.

Langkah selanjutnya, yaitu, mencari formulasi serta solusi terbaik sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR RI Tegaskan Tak Akan Terjadi Penghapusan Tenaga Honorer

DPR RI Tegaskan Tak Akan Terjadi Penghapusan Tenaga Honorer

Sumut | Senin, 24 April 2023 | 14:26 WIB

Heboh Tenaga Honorer Diangkat ASN PPPK Tanpa Tes Sebelum 28 November 2023, MenpanRB Malah Keluarkan Empat Prinsip Ini

Heboh Tenaga Honorer Diangkat ASN PPPK Tanpa Tes Sebelum 28 November 2023, MenpanRB Malah Keluarkan Empat Prinsip Ini

Garut | Senin, 17 April 2023 | 21:51 WIB

Jelang Penghapusan Tenaga Honorer, Menpan Bakal Hindari PHK Massal

Jelang Penghapusan Tenaga Honorer, Menpan Bakal Hindari PHK Massal

Bisnis | Senin, 17 April 2023 | 15:55 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×