SUARA GARUT - Belakangan ini nama Yuni Shara tiba-tiba digosipkan memiliki hubungan khusus dengan Irwan Mussry yang merupakan suami Maia Estianty.
Pelantun tembang 'Hilang Permataku' itu sempat dibuat kesal dengan gosip yang terlanjur beredar luas itu. Bahkan, Yuni Shara telah menyampaikan kekecewaannya di media sosial.
Menanggapi isu miring teras, malahan Yuni Shara dan Maia Estianty sempat curhat bareng di media sosial.
Nah, yang jadi pertanyaan, di mana dan bagaimana awal mula isu itu muncul?
Dari penelusuran, kronologi kejadian Yuni Shara dituding jadi selingkuhan Irwan Mussry di antaranya seperti ini.
Rupanya isu ini bermula pada perayaan HUT ke-19 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cahaya Permata Abadi yang diadakan di Kota Batu, Jawa Timur di bulan Mei 2023 lalu.
Irwan Mussry sebagai salah satu donatur acara tersebut hadir, bahkan disamping sang istri, Maia Estianty saat peresmian PAUD milik Yuni Shara.
Foto foto kebersamaan mereka juga diunggah di akun Instagram resmi PAUD Cahaya Permata Abadi.
Lalu, pascaperistiwa tersebut, beberapa kanal YouTube mulai membuat narasi mengenai hubungan rahasia antara Yuni dan Irwan.
Baca Juga: Tanpa Messi, Di Maria, dan Otamendi, Berikut Pemain Argentina yang Hadapi Timnas Indonesia
Salah satu saluran YouTube itu menampilkan thumbnail dan judul yang menjadikan Yuni sebagai sasaran dan menudingnya sebagai orang ketiga dalam pernikahan Maia Estianty.
Dalam respons pertamanya terhadap gosip yang beredar, Yuni mengambil tindakan dan menegaskan bahwa tuduhan yang beredar tidak sesuai dengan fakta dan merupakan fitnah.
Bahkan, Yuni Shara menyampaikan pendapatnya melalui akun Instagram pribadinya, @yunishara36.
Melalui akun Instagram pribadinya, Yuni Shara menegaskan bahwa meskipun dia menerima bahwa ada orang yang tidak menyukainya.
Yuni juga meminta agar tidak menyebarkan berita yang tidak benar atau hoaks. Sebab, berita-berita bohong tersebut dapat menimbulkan fitnah.
“Sebanyak orang menyukai kita, sebanyak itu juga mungkin yang tidak menyukai kita. Kalaupun tidak suka ya sah-sah saja, atau boleh-boleh saja,"