SUARA GARUT - Meski harus kalah dari Argentina, Timnas Indonesia dinilai tampil impresif melakoni strategi racikan Lionel Scaloni.
Indonesia bahkan mampu menyulitkan Argentina yang berpredikat sebagai juara dunia. Dua gol berhasil dilesakkan tim Tango ke gawang Ernando.
Terlepas dari hasil buruk itu, pemain Indonesia mampu memberi perlawanan. Tak sedikit yang memuji semangat juang Asnawi cs. Meski tetap ada yang meminta Timnas Indonesia harus terus berbenah.
Secara statistik Argentina lebih banyak memegang bola dengan 74 persen. Sedangkan Timnas Indonesia hanya mampu menguasi 26 persen.
Dari 90 menit laga tersebut, ada tiga fakta menarik yang menyedot perhatian.
1. Trio Lini Belakang Kokoh
Elkan Baggot, Jordi Amat, dan Asnawi Mangkualam jadi benteng pertahanan kokoh Timnas Indonesia.
Dikutip dari situs resmi FIFA, Elkan dan Jordi mengubah kekuatan pertahanan Indonesia dalam satu tahun terakhir ketika kedua pemain resmi membela Indonesia.
Sedangkan Asnawi Mangkualam yang menjadi kapten pada laga ini kembali menunjukkan kelasnya sebagai jenderal lini belakang yang bisa bersatu padu dengan Jordi Amat yang notabene lebih senior darinya.
2. Duel Lini Tengah Indonesia vs Argentina
Walau dua gol bersarang di gawang Indonesia, tetapi permainan ketiga pemain belakang Indonesia ini menjadi salah satu faktor sulitnya Argentina membobol gawang Ernando.
Walau Indonesia jarang mendapat peluang akan tetapi trio gelandang Indonesia, Marc Klok, Ivar Jenner, dan Marselino Ferdinan patut diapresiasi.
Tiga pemain ini sukses mengawal lini tengah Indonesia dan melawan tiga gelandang Argentina, Leandro Paredes, Exequiel Palacios dan Giovani Lo Celso.
3. Lemparan Pratama Arhan
Tercatat lebih dari tiga kali lemparan Arhan memberikan masalah di kotak penalti Argentina.