Tanggapi Kontroversi Ponpes Al Zaytun, Ketua MUI Garut: Sudah Lama Ada Kesan Pembiaran Oleh Pemerintah

Suara Garut

Kamis, 22 Juni 2023 | 14:50 WIB
Tanggapi Kontroversi Ponpes Al Zaytun, Ketua MUI Garut: Sudah Lama Ada Kesan Pembiaran Oleh Pemerintah
KH. Sirojul Munir, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut. (Foto: Encep/ garut.suara.com)

SUARA GARUT - Kontroversi keberadaan Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu terus bergulir. Tanggapan dari para tokoh masyarakat, termasuk kalangan ulama bermunculan.

Menanggapi kontroversi Pondok Pesantren Al Zaytun, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, KH Sirojul Munir menyebut, bawa persoalan Al Zaytun ini sudah lama seolah dibiarkan oleh Pemerintah.

Menurutnya, sejak pertama kali didirikannya Al Zaytun di Indramayu, MUI sebenarnya sudah mencurigai adanya keterlibatan NII KW 9 di Al Zaytun.

"Sebenarnya, MUI sudah sejak dulu mencurigai Al Zaytun. Itu dari kesaksian eks jamaah dan santrinya, memang ajarannya sesat dan menyesatkan. Ada juga bughot, yaitu mendirikan negara di dalam negara, itu kan haram hukumnya. Di Al Zaytun juga ada keterlibatan ajaran NII KW.9," ungkap Sirojul Munir.

Ketua MUI Garut juga mendesak pemerintah untuk segera mencabut izin operasional Pesantren Al Zaytun.

"Keberadaan Al Zaytun ini sudah lama seolah ada pembiaran. Jadi kami (MUI) mendesak Pemerintah pusat untuk segera mencabut izin operasional dan yayasannya harus diambil alih pemerintah," tegas KH Sirojul Munir, saat dijumpai awak media di kantornya, Rabu 21 Juni 2023.

Ketua MUI Kabupaten Garut juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak menyekolahkan anaknya ke Al Zaytun.

"Saya himbau kepada masyarakat agar jangan menyekolahkan anaknya ke pesantren Al Zaytun. Hukumnya haram," tandasnya.

Menurut KH. Sirojul Munir, di Al Zaytun, selain ajarannya yang sesat dan menyesatkan, juga pimpinan Al Zaytun dinilai telah menistakan agama Islam.

baca juga

"Sudah jelas kan, ajaran di Al Zaytun itu sesat dan menyesatkan. Semua juga sudah pada tahu pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang itu telah menistakan Agam Islam," pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertek NIPPPK Ditargetkan Tuntas Jumat, 3,295 Guru PPPK Kabupaten Garut Akan Dilantik Bupati 27 Juni 2023

Pertek NIPPPK Ditargetkan Tuntas Jumat, 3,295 Guru PPPK Kabupaten Garut Akan Dilantik Bupati 27 Juni 2023

Garut | Rabu, 21 Juni 2023 | 21:01 WIB

Pemilih Tetap di Garut Hampir Tembus 2 Juta Dominan Laki-laki, Bagaimana Bila Bacaleg Belum Masuk DPT?

Pemilih Tetap di Garut Hampir Tembus 2 Juta Dominan Laki-laki, Bagaimana Bila Bacaleg Belum Masuk DPT?

Garut | Rabu, 21 Juni 2023 | 19:10 WIB

Ajaran Panji Gumilang di Ponpes Al-Zaytun Indramayu Dianggap Kontroversi, Pengurus Foksa Garut: Itu Sesat, Bubakrkan Saja!

Ajaran Panji Gumilang di Ponpes Al-Zaytun Indramayu Dianggap Kontroversi, Pengurus Foksa Garut: Itu Sesat, Bubakrkan Saja!

Garut | Rabu, 21 Juni 2023 | 14:27 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

×