SUARA GARUT - Untuk mencapai pendidikan dan Sumberdaya Manuasi (SDM) berkualitas, pemerintah daerah maksimalkan kuota PPPK formasi 2023.
Hal tersebut seperti dilakukan Kabupaten Bojonegeoro, Jawa Timur, Sumba Tengah, dan Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Nur Sujito mengungkapkan guru harus optimal, pasalnya mereka akan mencerdaskan anak bangsa.
Menurutnya, memaksimalkan pengangkatan ASN PPPK, akan membuat guru tidak khawatir atau cemas terhadap nasibnya.
Padahal guru harus fokus dan berkontribusi dalam mencerdasakan anak bangsa.
"Guru bisa berkontribusi untuk siswa, jika nasibnya jelas," kata Nur Sujito, dikutip Sabtu, (8/07/2023).
Pemkab Bojonegoro kata dia, konsisen mengusulkan formasi ASN PPPK sesuai kebutuhanya, pihaknya mengusulkan 1,951 formasi dengan menyediakan anggaran sebesar 132 miliar rupiah.
Sama halnya dengan Bojonegoro, Kepala Dinas Pendidikan Sumba Tengah, Meha Umbu menegaskan mengoptimalkan formasi ASN PPPK, karena sangat membantu daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya guru.
"Kami sangat terbantu dengan pengajuan formasi ASN PPPK," kata Meha Umbu.
Baca Juga: Link Nonton The Longest Promise Sub Indo HD Full 40 Episode, Drama China Terbaru Juli 2023
Selai bisa meningkatkan kualitas hidup, guru juga bisa fokus melayani siswa secara optimal.
Kami tidak mungkin mampu berdaya saing, jika sumber dayanya tidak andal, untuk mendapatkan sumber daya yang andal, harus dimulai dengan ketersedian guru, kata Kadisdik Kota Tomohon Juliana Dolvin Karwur.
Pihaknya kata Juliana Dolvin, tidak hanya mengoptimalkan kuota, akan tetapi memastikan formasi yang diajukan dapat memberikan kepastain pada guru honorer yang lulus memperoleh penempatan. (*)