SUARA GARUT - Kontingen Kabupaten Garut haris puas dengan hasil buruk pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke XIII 2023 yang berlangsung di Bandung.
Kabupaten Garut hanya mengantongi 3 medali emas, 6 perak dan 17 perunggu, berada di peringkat 21 dari jumlah peserta 27 kabupaten/kota.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, menyebutkan hasil buruk itu akibat faktor kurangnya kejuaraan, atau kompetisi di daerahnya.
Sebagian Bukti minimnya kejuaraan di Garut, beberapa cabang olahraga (Cabor) tak lolos ke pesta olahraga pelajar tahun ini karena tak lolos seleksi Pekan Olahraga
Pelajar tingkat Wilayah (Popwil) priangan.
"Dasar ikut Popda itu kan harus lolos Popwil, seperti sepakbola, voly dan basket in door, tenis lapangan. Kita harus memperbanyak kejuaraan lah," katanya, kepada wartawan usai upacara hari Senin di lapang Setda, Senin (10/07/2023).
Disebutkannya, ada beberapa Cabor yang tidak memperoleh medali sama sekali, tapi ada juga Cabor yang bukan unggulan tapi dapat medali.
"Tidak apa apa yang penting bagi saya, ini merupakan bagian evaluasi bagi kita. Karena itu tadi peserta Popda itu berasal dari Popwilda. Popwilda nya sendiri dilaksanakan tahun 2019, dan ada beberapa cabang olahraga yang tidak lolos Popwil," katanya.
Tapi menurutnya pula, ada beberapa Cabor yang tidak melalui Popwil dan langsung Popda. Ada juga Cabor yang tidak diunggulkan seperti tenis meja, justru mendapat beberapa medali dari beregu putra/i.***
Baca Juga: Dipicu Dendam Lama, Supoter PSM dan Dewa United Bentrok Usai Laga