Banyak Usulan Boikot Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett, Pengamat Sosial: Di Kita Bikot Sosial Tidak Dominan

Suara Garut

Selasa, 11 Juli 2023 | 18:34 WIB
Banyak Usulan Boikot Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett, Pengamat Sosial: Di Kita Bikot Sosial Tidak Dominan
Pengamat sosial, Devie Rahmawati. (Tangkapan layar tayangan kanal youtube Cumicumi)

SUARA GARUT - Ramainya pemberitaan tentang isu perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett, mengundang pendapat dari berbagai pihak.

Perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett terbongkar akibat dari curhatan istri Rendy, Lady Nayoan beberapa waktu ke belakang.

Isu pereelingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett rupanya bukan isapan jempol belaka.

Belakangan muncul video klarifikasi Rendy Kjaernett dan juga video Syahnaz yang di dampingi suaminya, Jeje Govinda.

Video Klarifikasi tersebut secara tidak langsung membenarkan jika diantara Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett ada hubungan gelap seperti yang di ceritakan Lady Nayoan.

Ramainya isu perselingkuhan Syahnaz dengan Rendy tentu saja mengundang beragam reaksi. Baik dari masyarakat maupun para pakar atau ahli.

Dari sekian banyak pendapat, ada yang mengusulkan kalau Syahnaz dan Rendy harus di boikot.

Ada pula yang menginginkan kasus tersebut diselesaikan melalui jalur hukum.

Melihat hal tersebut, seorang pengamat sosial, Devie Rahmawati mengungkapkan pendapatnya yang tayang dalam video kanal youtube Cumicumi pada Selasa (11/7/2023).

baca juga

Menurut Devie, Masyarakat Indonesia berbeda dengan masyarakatndi luar negeri. Istilah boikot sosial di Indonesia ini tidak menjadi hal yang dominan.

"Masyarakat Indonesia bedanya dengan masyarakat negara lain seperti Korea misalnya, yang mengenal istilah boikot sosial atau cancel culture. Di kita, boikot sosial itu tidak menjadi dominan, kenapa, karena masyarakat kita adalah masyarakat yang penuh kasih sayang." ungkap Devie.

Selain itu, Devi mengatakan jika masyarakat di Indonesia adalah masyarakat yang sangat menghargai kebersamaan dan keharmonisan.

"Artinya, masyarakat kita memiliki kelenturan untuk bisa menerima ketika seseorang setelah mereka khilaf atau salah kemudian memperbaiki diri.

Devi menambahkan, hal ini adalah satu model tradisi yang baik. Artinya masyarakat di Indonesia ini memberikan kesempatan bagi setiap orang yang melakukan kesalahan  untuk memperbaikinya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett Sebagai Musibah, Netizen Auto Hujat Raffi Ahmad

Sebut Perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett Sebagai Musibah, Netizen Auto Hujat Raffi Ahmad

Garut | Selasa, 11 Juli 2023 | 15:31 WIB

Putus dari Syahnaz Sadiqah, Gimana Nasib Tato di Punggung Rendy Kjaernett?

Putus dari Syahnaz Sadiqah, Gimana Nasib Tato di Punggung Rendy Kjaernett?

Garut | Selasa, 11 Juli 2023 | 17:30 WIB

Merinding! Gugat Cerai ke PN Bekasi, Lady Nayoan Tuntut Hak Ini dari Rendy Kjaernett

Merinding! Gugat Cerai ke PN Bekasi, Lady Nayoan Tuntut Hak Ini dari Rendy Kjaernett

Garut | Selasa, 11 Juli 2023 | 14:30 WIB

Terkini

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:25 WIB

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:02 WIB

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Kalbar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:33 WIB

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:22 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak

Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:05 WIB

Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku

Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:49 WIB

Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Sumut | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:46 WIB