SUARA GARUT - Tidak mudah bagi seorang Ahmad Dhani melakoni karier sebagai seorang penyanyi, hingga menjadi seperti saat ini.
Sebagai seorang musisi legend tanah air, rupanya mengalir pula darah politik dari sang ayah Eddy Abdul Manaf kelahiran Garut Jawa Barat.
Selain mewarisi darah Jerman, dan Jawa Timur dari ibundanya, Ahmad Dhani memang dikenal cerdas dan memiliki pemikiran yang brilian.
Menurut Ahmad Dhani, memilih menjadi penyanyi ternyata salah jalan, meski kariernya dalam dunia musik tanah air terbilang moncer.
Suami Maia Estianty, dan terkhir Mulan Jameela itu, ternyata punya impian yang lebih jauh untuk bangsa dan negaranya.
Dhani, sapaan akrabnya Ahmad Dhani mengaku mengidolakan Presiden Soekarno, dan juga Soeharto sejak masih kanak-kanak.
Seakan terinspirasi Soekarno dan tokoh Gusdur, sebenarnya Ahmad Dhani sudah berkecimpung di dunia politik sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.
Saat itu, dia memilih Partai berlambang Ka'bah, mengikuti jejak sang ayah, yang tercatat sebagai Anggota DPR RI dari Partai itu.
Namun diakuinya, diapun sempat menjadi kader Partai yang dilahirkan Abdurrahman Wahid atau Gusdur.
"Sebenarnya sejak kecil saya suka politik, bapaku juga akan politisi juga," kata Ahmad Dhani saat diwawancarai Anang Hermansyah, dikutip Minggu, (16/07/2023).
Menurutnya, darah politik itu, tidak bisa menghilang dari dirinya, "Bahkan semakin berumur tambah kuat," katanya.
"Pembicaraan politik sejak SMP, SMA di meja makan selalu ada dengan ayah," ungkapnya.
Membahas soal politik kata Ahmad Dhani bukan barang baru, "Bapak saya Politikus, Kakek tentara," kata Ahmad Dhani.
"Target saya menjadi Presiden Republik Indonesia, dan tidak lama lagi akan di deklarasikan," celoteh Dhani saat ditanya alasan terjun dunia politik oleh Anang Hermansyah.
Ahmad Dhani menjelaskan buat apa dirinya terjun ke politik jika tidak punya target besar menjadi seorang Presiden RI.