SUARA GARUT - Eros Rosmiana (57), merupakan seorang guru honorer di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, yang sudah mengabdi selama 20 tahun.
Saat ini, status Eros Rosmiana bukan lagi guru honorer, karena sudah diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Garut.
Eros Rosmiana merasa bahagia karena dirinya sudah lolos menjadi PPPK di Garut, seperti rekannya yang lain.
Namun dibalik kebahagiaannya karena diangkat PPPK, Eros juga merasa sedih karena sisa pengabdiannya sebagai guru tinggal dua setengah tahun lagi.
"Saya merasa bahagia sudah lolos menjadi PPPK," ungkap Eros kepada garut.suara.com, Jumat, 21 Juli 2023.
"Tapi saya juga merasa sedih karena sebentar lagi saya pensiun menjadi guru," tambahnya.
Eros mengatakan, kesedihannya tersebut bukan karena status PPPK yang hanya sebentar karena keburu pensiun.
Tapi merasa sedih karena harus berhenti atau pensiun menjadi guru yang sudah menjadi profesinya sejak 20 tahun yang lalu.
Meski begitu, Eros yang sudah mengajar sejak tahun 2003 tersebut tetap bersyukur. Walaupun hanya sebentar, dirinya bisa merasakan bagaimana menjadi ASN PPPK seperti guru yang lain.
Baca Juga: Menaker: Indonesia Berkomitmen untuk Kerja Sama dengan G20 Atasi 3 Isu Prioritas
Dari awal sampai sekarang, Eros tak pernah pindah sekolah dimana ia mengajar. Eros masih setia menjadi guru di Sekolah Dasar Negeri 2 Samida, Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut.
Eros mengaku sempat merasa hampir putus asa ketika awal tes PPPK dirinya dinyatakan tidak lolos.
Eros berharap, pengabdiannya sebagai guru selama 20 tahun, bisa membawa berkah untuk dirinya dan juga orang lain.
Eros juga memberi semangat kepada para guru yang masih muda.
"Semoga rekan guru yang masih muda bisa lebih semangat. Sekarang sudah zamannya IT, beda dengan saya dulu. Saya saja yang sudah tua masih semangat," katanya sambil tersenyum.(*)
Editor: Firman