SUARA GARUT - Pegawai honorer akan segera dihapus oleh pemerintah pada November 2023. Sementara masih banyak yang belum lulus mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
PPPK guru dan kesehatan paling banyak mengalami kelulusan dan sudah diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).
Sementara PPPK teknis jadi yang paling rendah tingkat kelulusannya. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas menjanjikan terobosan baru.
"Saudara-saudara yang belum lulus, jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan untuk mengikuti seleksi tahun 2023 yang kami upayakan akan ada terobosan kebijakan dalam pengadaan ASN," ucap Azwar Anas dikutip dari laman resmi Kemenpan RB, Kamis, 3 Agustus 2023.
PPPK tenaga teknis yang dinyatakan lulus sampai saat ini sejumlah 51.687 atau 46,8 persen. Jumlah itu masih sangat kecil bila dibanding PPPK guru yang mencapai 250.432 atau 78,5 persen.
Sementara untuk PPPK tenaga kesehatan yang telah lulus sebanyak 69.455 atau 78,6 persen.
Tingkat kelulusan yang rendah terhadap kategori teknis tersebut, dilakukan telaah dan kajian dan pembahasan bersama instansi terkait.
"Kemudian dilakukan optimalisasi melalui pemeringkatan pada setiap jabatan yang mengalami kekosongan di masing-masing instansi," katanya.
Anas menyebut setiap warga negara mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi CASN.
Terobosan baru untuk seleksi PPPK disebut Anas akan tetap memperhatikan kualifikasi kebutuhan suatu formasi.
Baca Juga: Ahn Eun Jin Ungkap Perannya di My Dearest, Jadi Putri Bangsawan Sombong?
"Manfaatkan pembelajaran yang telah dilalui tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat lulus seleksi tahun depan," ucapnya. (*)