garut

Honorer Berakhir November, Bupati Garut Masih Ingin Pertahankan

Suara Garut Suara.Com
Kamis, 03 Agustus 2023 | 06:36 WIB
Honorer Berakhir November, Bupati Garut Masih Ingin Pertahankan
Bupati Garut, Rudy Gunawan mengaku masih ingin mempertahankan tenaga honorer. (Foto: Suara Garut/Jay)

SUARA GARUT - Nasib jutaan tenaga honorer di instansi pemerintahan tinggal menghitung hari. Sebab masa pengabdian mereka akan berakhir pada November 2023 mendatang.

Tentunya di Pemkab Garut masih terdapat ribuan tenaga honorer yang harus menerima kenyataan pahit.

Padahal para honorer itu telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun, dengan honor yang sangat jauh dari upah minimal regional (UMR).

"Begini, kami baru terima surat kemarin. Saya akan mendata dulu, kalau diperlukan kita akan melakukan pembenahan. Untuk yang diperlukan itu masih bisa oleh kita dibuatkan perjanjian, tapi bukan PPPK," kata Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Rudy mencontohkan, tenaga honorer yang diperlukan itu seperti personel Satpol PP dengan perjanjian outsourcing atau bentuk lainnya.

"Kita tidak tahu, tapi yang jelas kita belum punya dasar hukumnya. Karena kan PP 49  kan sudah menyatakan tidak boleh ada. Surat itu kan hanya dari menteri, tidak dalam bentuk PP. Makanya kita harap ada PP kembali, atau Peraturan Menteri, jangan surat sacewir (selembar)," katanya.

Rudy menyebutkan hingga saat ini pihaknya baru menerima surat untuk melakukan  pendataan dan analisis soal tenaga honorer yang bersangkutan dibutuhkan atau tidak.

Disinggung relokasi PPPK tenaga guru karena banyak yang penempatannya tidak sesuai dengan domisili. Bupati mengatakan, pihaknya sudah mengajukan  sesuai dengan yang diperlukan awal.

"Teknis ada di BKD, relokasi itu begini, misal awalnya mengajar di SMP wilayah Garut Kota, tiba-tiba ditempatkan di Kecamatan Selaawi, padahal dia dibutuhkan di Garut Kota, nah yang itu bisa," katanya.

Baca Juga: Teka-Teki Relokasi Penempatan Guru PPPK di Garut Terjawab, Bupati Rudy Gunawan: Tidak Semua

Ditambahkannya,  untuk yang sudah ditempatkan jauh dari domisili guru yang bersangkutan, tapi di daerahnya itu sudah tidak dibutuhkan karena formasinya sudah penuh, maka yang seperti itu tidak bisa relokasi. (*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI