Mahasiswa Uniga Terjun ke Pelosok, Ajari Anak-anak Calistung

Suara Garut

Jum'at, 11 Agustus 2023 | 21:37 WIB
Mahasiswa Uniga Terjun ke Pelosok, Ajari Anak-anak Calistung
Proses pembelajaran Calistung oleh mahasiswa Uniga di Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

SUARA GARUT - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 29 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Garut (Uniga) turun ke pelosok Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk mengajari anak-anak membaca, menulis, dan berhitung (calistung) dengan cara belajar bersama dengan gembira.

"Diadakannya program calistung ini salah satunya untuk membantu orang tua agar siswa lebih giat belajar dan lebih cepat dalam menghitung, membaca, maupun menulis," kata Ketua Kelompok KKN Uniga Desa Pameungpeuk, Muhammad Alvin usai kegiatan belajar calistung di Pameungpeuk, Jumat (10/8/2023).

Ia menuturkan program belajar calistung dengan metode pembelajaran gembira itu merupakan salah satu program unggulan dalam kegiatan KKN di Desa Pameungpeuk dalam rangka mengamalkan ilmu, dan mengabdikan diri kepada masyarakat, khususnya di daerah pelosok Garut seperti Pameungpeuk.

Program calistung, kata dia, merupakan kegiatan yang dinilai tepat untuk membantu orang tua, maupun guru di sekolah dalam mengajarkan anak-anak supaya lebih cepat menguasasi kemampuan menulis, membaca, dan berhitung.

"Dengan mengajak siswa untuk melakukan belajar calistung dan memberikan hadiah kepada siswa agar siswa tersebut lebih giat untuk mengikuti kegiatan calistung," ucapnya.

Mahasiswa KKN Desa Pameungpeuk, kata Alvin, dengan kemampuan ilmunya  cukup antusias mengajak anak-anak untuk mau belajar bersama secara gembira agar lebih cepat belajar calistungnya.

Menurutnya, momen pembelajaran calistung dalam kegiatan KKN itu cukup tepat karena bersamaan dengan bulan masuk  ajaran baru di sekolah , terutama bagi anak-anak yang saat ini baru masuk kelas 1 sekolah dasar.

Lanjutnya, prograkan sangat bermanfaat bagi anak-anak, dan akan terus dikenang dalam hidupnya bahwa mereka dulu sewaktu kecil pernah diajarkan calistung oleh mahasiswa Uniga yang sedang melaksanakan KKN.

"Ini dalam rangka pengabdian yang tidak sesaat, mahasiswa menjadwalkan secara rutin di beberapa sekolah di Desa Pameungpeuk," katanya.

baca juga

Ia menyampaikan selama dua pekan melaksanakan kegiatan belajar calistung bagi anak-anak yang baru masuk sekolah dasar, maupun bagi siswa kelas 2 dan 3 yang belum maksimal memiliki kemampuan calistung juga antusias ikut gabung belajar.

Hasilnya, kata dia, siswa yang ikut belajar bergembira tentang calistung itu menunjukkan perubahan yang cukup baik.

"Alhamdulillah diminggu kedua ini, siswa yang ikut bimbingan calistung ini kelihatan ada perubahannya, dimulai dari menulis sudah rapi, lalu membaca sudah mulai bisa sedikit-sedikit, dan berhitung, siswa sudah mulai bisa menggunakan tekniknya," kata Alvin.

Sintia siswa yang ikut belajar calistung,  mengatakan senang bisa mendapatkan pelajaran tambahan yang pengajarnya dari mahasiswa.

"Senang ikut les calistung, soalnya yang ngajarinnya kakak-kakak yang cantik sama yang ganteng, sama suka nyanyi-nyanyian," katanya.

Orang tua dari salah seorang siswa Mamah Adli menyambut baik kegiatan mahasiswa KKN yang terjun langsung ke masyarakat, menemui anak-anak lalu memberikan pemebelajaran calistung yang dinilai bermanfaat bagi anak-anak yang baru masuk sekolah.

"Iya, dia bilang ke saya, mamah aku senang belajarnya sekarang, soalnya yang ngajarnya teteh-teteh," kata Mamah Adli.

Kegiatan tersebut mendapatkan bimbingan langsung dari dosen Fakultas Komunikasi dan Informasi, Feri Purnama, dan dosen Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) Uniga Acep Rahmat sekaligus menjadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mahasiswa KKN Desa Pameungpeuk.

Feri menyampaikan, kegiatan calistung tersebut sudah diagendakan mahasiswa sebagai salah satu program unggulan yang rutin dilaksanakan mahasiswa selama KKN berlangsung di daerah itu.

Menurutnya, program kerja yang diagendakan mahasiswa itu tepat, karena saat ini sedang momentum tahun baru masuk sekolah, terutama anak-anak masuk kelas 1 sekolah dasar yang tentunya butuh pendampingan untuk meningkatkan pembelajaran dasar seperti menulis, membaca, dan berhitung.

"Konsep kegiatan mahasiswa ini cukup bagus, karena kehadiran mahasiswa ini akan sangat bermanfaat, dan pastinya akan dikenang sepanjang masa oleh anak-anak, bahwa mereka bisa menulis, membaca, dan berhitung, salah satunya karena dibantu oleh mahasiswa Uniga," kata Feri.

Sementara itu, Uniga melaksanakan kegiatan KKN Tematik dengan menerjunkan 1.253 mahasiswa yang disebar di sembilan kecamatan wilayah selatan Kabupaten Garut selama satu bulan sampai 26 Agustus 2023.

KKN tahun 2023 itu bertemakan "Tingkatkan Potensi Sumber Daya Desa untuk Mewujudkan Keluarga Sejahtera" yang ditargetkan keberadaan mahasiswa itu dapat membantu mencari solusi berbagai persoalan masyarakat. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kolaborasi dengan Kemenkominfo, KKN IPI Garut Gelar Literasi Digital

Kolaborasi dengan Kemenkominfo, KKN IPI Garut Gelar Literasi Digital

Garut | Kamis, 03 Agustus 2023 | 12:00 WIB

Hadiri Upacara dan Syukuran HUT Bhayangkara ke-77, Rektor Uniga Abdusy Syakur Apresiasi Kinerja Polres Garut

Hadiri Upacara dan Syukuran HUT Bhayangkara ke-77, Rektor Uniga Abdusy Syakur Apresiasi Kinerja Polres Garut

Garut | Sabtu, 01 Juli 2023 | 13:30 WIB

Mahasiswa Jurnalistik Universitas Garut Gelar Pameran, dari Fotografi sampai Buletin

Mahasiswa Jurnalistik Universitas Garut Gelar Pameran, dari Fotografi sampai Buletin

Garut | Senin, 26 Juni 2023 | 14:54 WIB

Terkini

Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha

Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla

Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan

Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global

Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global

Jawa Tengah | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:42 WIB

Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta

Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Gus Kikin Nahkodai PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Mekanisme AHWA untuk Pertama Kali

Gus Kikin Nahkodai PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Mekanisme AHWA untuk Pertama Kali

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Bahaya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif

Bahaya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Kejar 3 Juta Rumah, Danantara Bongkar Hambatan dari Harga hingga Biaya Bangun

Kejar 3 Juta Rumah, Danantara Bongkar Hambatan dari Harga hingga Biaya Bangun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:26 WIB

140 Foto Lama Banyumas Bongkar Jejak Dagang dan Budaya Batik, Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

140 Foto Lama Banyumas Bongkar Jejak Dagang dan Budaya Batik, Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Jawa Tengah | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:26 WIB

×