Dengan mengkonsumsi merica dapat membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan jaringan.
2. Melancarkan Pencernaan
Diungkap studi oleh K.Srinivasan dalam “Critical Reviews in Food Science and Nutrition”, merica mampu merangsang enzim pencernaan pankreas.
Terjadi peningkatan kapasitas pencernaan dan secara signifikan mengurangi waktu transit makanan dalam saluran pencernaan.
Merica juga membantu merangsang asam klorida di perut, sehingga dapat mencerna dan menyerap makanan lebih baik.
Merica juga memiliki sifat karminatif,
ampuh mengurangi ketidaknyamanan dan penumpukan gas di usus.
3. Mencegah Timbulnya Bakteri
Beberapa ilmuwan dari Indian Institute of Chemical Technology telah membuktikan manfaat merica dalam penelitiannya dalam mencegah bakteri. Studi itu diterbitkan pada tahun 2004 dalam jurnal “Phytomedicine”.
Hasilnya, merica efektif melawan bakteri Bacillus subtilis, Bacillus sphaericus, dan Staphylococcus aureus.
Baca Juga: Pertama Kali Hadapi Laga Klasik Persib vs Persija, Levy Madinda Siap Fight
Bacillus subtilis dapat menyebabkan meningitis, endokarditis, dan infeksi mata.
Sementara itu, dalam “Journal of Clinical Pathology”, Bacillus sphaericus ditemukan dapat menyebabkan infeksi masif pada paru-paru.
Sedangkan Staphylococcus aureus adalah penyebab utama infeksi kulit dan jaringan lunak, seperti abses (bisul) dan selulitis.
4. Menjaga Kekebalan Tubuh
Mnurut studi dalam “Journal of Medicinal Food”, merica ampuh menjaga kekebalan tubuh.
Merica hitam memiliki peran imunomodulator, yaitu agen alami yang dapat mempromosikan pemeliharaan sistem kekebalan tubuh.