SUARA GARUT - Lada atau merica adalah tanaman rempah-rempah dengan aromaterapinya sudah begitu populer, khusunya sebagai penyedap aneka masakan bercitarasa pedas.
Ada dua jenis merica. Merica putih dan merica hitam, keduanya merupakan jenis tanaman rempah yang sama, yaitu 'Piper nigrum'.
Sementara perbedaan warnanya bergantung pada cara pengolahannya.
Sebelum diolah, biji merica berwarna sama, hijau. Untuk dijadikan merica hitam, bijinya harus dijemur.
Sementara untuk merica putih dihilangkan lapisan luarnya, sebelum atau sesudah dikeringkan, sehingga bijinya berwarna putih.
Taka hanya dijadikan penyedap masakan, merica juga menurut penelitian memiliki manfaat untuk kesehatan.
Diungkap dalam buku “The Encyclopedia of Healing Foods”, merica diyakini mampu meningkatkan sekresi asam lambung, sehingga bagus untuk pencernaan.
Diketahui, merica juga mengandung senyawa piperin yang berperan meningkatkan penyerapan nutrisi tertentu, seperti selenium, vitamin B, dan beta-karoten.
Bahkan merica ampuh membantu aktivitas termogenik alami tubuh dan meningkatkan proses detoksifikasi hati.
Baca Juga: Pertama Kali Hadapi Laga Klasik Persib vs Persija, Levy Madinda Siap Fight
Berikut ini beberapa manfaat dan khasiat merica untuk kesehatan:
1. Mengandung Antioksidan
Senyawa piperin dalam merica berperan mengandung antioksi yang bermanfaat bagi kesehatan.
Data dalam jurnal “Redox Reports” oleh R.S. Vijayakumar, mengungkap, piperin dalam merica diyakini ampuh mengurangi stres oksidatif.
Menurut penelitian, stres oksidatif didefinisikan sebagai gangguan keseimbangan antara produksi radikal bebas dan pertahanan antioksidan.
Sementara itu, atres oksidatif dikaitkan dengan kerusakan jaringan produksi pada diabetes melitus.
Dengan mengkonsumsi merica dapat membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan jaringan.
2. Melancarkan Pencernaan
Diungkap studi oleh K.Srinivasan dalam “Critical Reviews in Food Science and Nutrition”, merica mampu merangsang enzim pencernaan pankreas.
Terjadi peningkatan kapasitas pencernaan dan secara signifikan mengurangi waktu transit makanan dalam saluran pencernaan.
Merica juga membantu merangsang asam klorida di perut, sehingga dapat mencerna dan menyerap makanan lebih baik.
Merica juga memiliki sifat karminatif,
ampuh mengurangi ketidaknyamanan dan penumpukan gas di usus.
3. Mencegah Timbulnya Bakteri
Beberapa ilmuwan dari Indian Institute of Chemical Technology telah membuktikan manfaat merica dalam penelitiannya dalam mencegah bakteri. Studi itu diterbitkan pada tahun 2004 dalam jurnal “Phytomedicine”.
Hasilnya, merica efektif melawan bakteri Bacillus subtilis, Bacillus sphaericus, dan Staphylococcus aureus.
Bacillus subtilis dapat menyebabkan meningitis, endokarditis, dan infeksi mata.
Sementara itu, dalam “Journal of Clinical Pathology”, Bacillus sphaericus ditemukan dapat menyebabkan infeksi masif pada paru-paru.
Sedangkan Staphylococcus aureus adalah penyebab utama infeksi kulit dan jaringan lunak, seperti abses (bisul) dan selulitis.
4. Menjaga Kekebalan Tubuh
Mnurut studi dalam “Journal of Medicinal Food”, merica ampuh menjaga kekebalan tubuh.
Merica hitam memiliki peran imunomodulator, yaitu agen alami yang dapat mempromosikan pemeliharaan sistem kekebalan tubuh.
Senyawa aktif dalam merica berperan dalam meningkatkan sel darah putih yang digunakan tubuh untuk melawan bakteri dan virus.
5. Mengandung Sejumlah Vitamin
Penelitian oleh Murlidhar Meghwal dan Goswami dalam “Open Access Scientific Reports” menjelaskan kandungan vitamin dalam merica meliputi: Vitamin A, fungsinya untuk penglihatan normal, sistem kekebalan tubuh, hingga reproduksi.
Vitamin C sangat diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan perbaikan jaringan tubuh.
Vitamin E, efektif menjaga kesehatan kulit dan mata, serta memperkuat pertahanan alami tubuh terhadap penyakit dan infeksi.
Vitamin K, ampuh membantu dalam pembekuan darah, metabolisme tulang, dan mengatur kadar kalsium darah.
6. Mengatasi Diare
Menurut penelitian dalam “Journal of Medicinal Food” Dalam studi tersebut, percobaan dengan tikus menunjukkan merica hitam dapat mencegah diare dengan menghambat kejang otot di saluran pencernaan.
Dalam penelitian pada sel usus hewan menemukan kadar piperin dalam dosis 10 mg per kilogram sebanding dengan obat anti diare umum dalam mencegah kontraksi usus spontan.
Efek positifnya pada fungsi perut, merica hitam mungkin bermanfaat bagi mereka yang pencernaannya buruk dan mengalami diare.
7. Mencegah Kanker
Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa piperin dalam merica hitam mungkin memiliki manfaat untuk mencegah kanker.
Studi dalam jurnal "Nutrients" oleh Jie Zheng, menemukan piperin menekan replikasi sel kanker payudara, prostat, dan usus besar (kolon).
Sementara itu menurut WHO, kanker adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia, tercatat hampir 10 juta kematian pada tahun 2020.
Diketahui, kanker muncul dari transformasi sel normal menjadi sel tumor dalam proses bertahap yang umumnya berkembang dari lesi pra-kanker menjadi tumor ganas. Dengan mengkonsumsi merica memiliki potensi untuk mencegah hal tersebut.
8. Menurunkan Kolesterol
Merica anpuh untuk menurunkan kolesterol, menurut penelitian dalam 'Current Research in Biotechnology', eksperimen pada binatang menunjukkan peningkatan kadar kolesterol “baik” atau high-density lipoprotein (HDL).
HDL menyerap kolesterol serta menurunkan membawanya kembali ke hati. Kemudian hati akan mengeluarkannya dari tubuh. Kadar kolesterol HDL yang tinggi dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
9. Manfaat Merica untuk Alat Vital
Nah, ini yang paling dicari para lelaki, atau istri untuk para suaminya. Dengan mengkonsumsi merica diyakini bermanfaat untuk organ reproduksi. Merica mampu meningkatkan kadar testosteron dalam alat vital pria.
Menurut studi dari Universitas Lampung dalam “American Journal of Medical and Biological Research”, testosteron adalah hormon seks yang memainkan peran penting dalam tubuh.
Pada pria, testosteron berfungsi untuk mengatur gairah seks (libido), massa tulang, distribusi lemak, massa dan kekuatan otot, serta produksi sel darah merah serta sperma.
Eksperimen pada mencit jantan yang diberi ekstrak merica hitam menunjukkan peningkatan signifikan dalam kadar testosteron serum, konsentrasi sperma epididimis, jumlah spermatosit, jumlah spermatid, dan bobot tubulus epididimis.
Jadi bisa disimpulkan, ekstrak merica hitam berpengaruh positif terhadap kadar hormon androgenik dan potensi kesuburan mencit jantan.
Namun, penelitian lain dalam jurnal “Indonesian Journal of Pharmacy” oleh Universitas Gadjah Mada menunjukkan, ekstrak etanol merica hitam memiliki potensi anti kesuburan karena berpengaruh negatif terhadap sistem reproduksi tikus jantan dewasa.
Kedua penemuan tersebut masih harus diteliti lebih lanjut karena perbedaan metode ekstraksi, dosis, dan lama perlakuan. (*)