Dikenal dengan Julukan Kota Dodol, Inilah Profil Kabupaten Garut

Suara Garut | Suara.com

Rabu, 13 September 2023 | 21:00 WIB
Dikenal dengan Julukan Kota Dodol, Inilah Profil Kabupaten Garut
Pemandangan pegunungan di Kabupaten Garut, Jawa Barat. ((Istockphoto.com))

SUARA GARUTGarut sudah lama dikenal dengan julukan 'Kota Dodol'. Selain oleh-oleh dodolnya yang sudah masyhur, Garut juga terkenal dengan kerajinan kulit domba di kawasan Sukaregang.

Lantas seperti apa gambaran tentang Garut sendiri? Berikut sekilas profil Kabupaten Garut.

Garut sendiri merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang secara administratif berstatus sebagai kabupaten. Kabupaten Garut berdiri pada 15 September 1963.

Luas Kabupaten Garut yaitu 3.101 km2 atau sekitar 8,37 persen dari luas Jawa Barat. Secara astonomis Garut terletak di antara 60 57’34” – 70 44’57” Lintang Selatan dan 107024’3” –  108024’34” Bujur Timur.

Kabupaten Garut juga berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang di bagian utara. Sementara, di bagian barat berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur.

Bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya dan di selatan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. 

Adapun Kabupaten Garut berada di ketinggian 758 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan berjarak sekitar 45 kilometer dari Bandung Ibu Kota Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga tahun 2022 jumlah penduduk di Garut sebanyak 2.627.220 jiwa atau menyumbang 5,32 persen dari total penduduk Provinsi Jawa Barat .

Lebih dari 2,6 juta jiwa penduduk tersebut tersebar di 42 kecamatan yang terdiri dari 442 desa atau kelurahan di Kabupaten Garut.

Dari 2.627.220 jiwa penduduk Garut tersebut terdiri 1.345.400 pria dan 1281820 wanita dengan.

Kepadatan penduduk di Garut mencapai 847 jiwa perkilometer persegi. Sedangkan laju pertumbuhan penduduknya pada 2022 sebesar 0,92 persen.

Pada bidang ekonomi, rerata warga Garut yang bekerja pada pekerjaan formal memiliki gaji bersih sebesar Rp2.066.635 perbulannya dan mereka pekerja informal berpenghasilan bersih sebesara Rp1.577.196 perbulannya.

Penduduk miskin dengan penghasilan di bawha Rp335.000 ribu perbulannya di Kabupaten Garut sendiri berjumlah sekitar 276 ribu jiwa. Angka tersebut setara 10 persen dari total penduduk Garut.

Sementara itu, Kabupaten Garut memiliki angka Indek Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 67,41 persen.

Pada bidang pendidikan, Kabupaten Garut memiliki 3 taman kanak-kanak (TK) negeri sebanyak, 734 TK swasta, dan 716 Raudhatul Athfal (RA) yang langsung di bawah naungan Kementerian Agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua dari Tiga Anggota Geng Motor Pemalak Pedagang di Garut Ambruk Dihajar Korban

Dua dari Tiga Anggota Geng Motor Pemalak Pedagang di Garut Ambruk Dihajar Korban

| Rabu, 13 September 2023 | 17:00 WIB

Pemkab Garut Dorong Produk IKM Bersertifikat Halal

Pemkab Garut Dorong Produk IKM Bersertifikat Halal

| Rabu, 13 September 2023 | 06:30 WIB

Garut Dirikan Training Center, Kerjasama Fakultas Keperawatan Unpad dan Perusahaan Jepang

Garut Dirikan Training Center, Kerjasama Fakultas Keperawatan Unpad dan Perusahaan Jepang

| Selasa, 12 September 2023 | 22:00 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB