- Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta, tersingkir di babak 16 besar Badminton Asia Championships 2026 di China.
- Pasangan tersebut kalah melalui pertarungan tiga gim dari wakil Korea Selatan, Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong.
- Kesulitan menembus pertahanan lawan yang rapat menjadi evaluasi utama Jafar/Felisha untuk meningkatkan konsistensi performa di turnamen berikutnya.
Suara.com - Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus mengakhiri langkah di babak 16 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026 yang berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center, China, Kamis (10/4/2026).
Pasangan unggulan ketujuh itu kalah dari wakil Korea Selatan Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-23, 22-20, 10-21.
Felisha mengakui mereka kesulitan menembus pertahanan rapat yang diterapkan lawan sepanjang pertandingan.
“Rencana awalnya sebenarnya mau bermain menyerang dan lebih sering tanpa lob. Namun, ternyata mereka cepat mengubah permainan. Mereka banyak angkat bola lebih dahulu, tidak mau masuk ke pola kami. Kami jadi kesulitan,” ujar Felisha, dikutip dari keterangan PBSI.
Hal senada disampaikan Jafar yang menilai kemampuan bertahan pasangan Korea Selatan sangat merepotkan, terutama dalam mengantisipasi serangan melalui blok-blok cepat.
Setelah tersingkir, Jafar menegaskan pentingnya meningkatkan konsistensi permainan ke depannya.
“Saya harus bisa bermain lebih konsisten, tidak banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Juga harus menambah kekuatan apalagi dengan kondisi bola yang lambat seperti di sini,” kata Jafar.
Meski kalah, Felisha tetap mensyukuri jalannya pertandingan, meski mengakui peluang untuk menang sebenarnya cukup terbuka.
“Kami bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar. Memang hasilnya kalah padahal kesempatan menang sebenarnya cukup besar,” ujarnya.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi Jafar/Felisha untuk meningkatkan performa di turnamen berikutnya dalam kalender BWF.
(Antara)