Namun, saat tongkat itu dicabut, keluar air secara perlahan dan semakin lama semakin banyak sehingga menimbulkan banjir dan menggenangi area rumah Bagendit itu.
Melihat banjir itu, Bagendit malah memilih menyelamatkan harta benda miliknya. Pada saat yang bersamaan, sang kakek tadi tetiba menghilang.
Air yang keluar dalam volume yang besar itu pun akhirnya menenggelamkan semua area rumah janda kaya yang sangat besar itu. Nyai Bagendit termasuk semua orang yang bekerja sebagai pesuruhnya pun mati tenggelam.
Mulai dari situlah nama danau tersebut diberi nama 'Situ Bagendit' yang sampai sekarang dikenal sebagai salah satu objek wisata terkenal di Garut.
Sampai sekarang, asal usul Situ Bagendit yang berasal dari janda kaya sombong dan kikir yang mati tenggelam karena sifatnya itu pun masih tetap eksis dan melegenda di masyarakat. (*)