Wafat Dianiaya Geng Motor, Panji Dikenal Sosok Aktivis PD Persis Garut yang Shaleh

Suara Garut

Senin, 16 Oktober 2023 | 13:01 WIB
Wafat Dianiaya Geng Motor, Panji Dikenal Sosok Aktivis PD Persis Garut yang Shaleh
Mendiang Panji Nurhakim, aktivis kemanusiaan dari Divisi Humas Siaga Bencana, Pengurus Daerah (PD) Persis (Persatuan Islam) Kabupaten Garut. (Foto: dok. keluarga)

SUARA GARUT - Warga di kawasan Karangoawitan Garut, Jawa Barat digegerkan dengan aksi kebrutalan komplotan geng motor hingga merenggut seorang korban jiwa, Minggu, malam (15/10/ 2023)

Insiden yang merenggut nyawa seorang aktivis kemanusiaan bernama Panji Nurhakim tersebut terjadi sekira pukul 01.30 WIB, dihi hari, Minggu (15/10/2022)

Panji Nurhakim (alm), diketahui meregang nyawa setelah dikeroyok sekelompok orang pada malam itu. Pelaku pengeroyokan tersebut dikonfirmasi Polisi sebagai anggota geng motor.

Menurut Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha, kausu tersebut terungkap setelah petugas mendapat informasi adanya keributan di sekitaran Jalan Ahmad Yani Timur, Kecamatan Karangpawitan, Garut yang menjadi lokasi meninggalnya kirban.

"Ada laporan tentang kejadian pembacokan. Satreskrim kemudian langsung melakukan pengejaran (pelaku)," ungkap Yonky saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (16/10/2023).

Menurut Kapolres Garut, korban  merupakan warga Kampung Situgede, Desa Situjaya, Kecamatan Karangpawitan itu, meninggal dunia usai dianiaya dengan menggunakan senjata tajam.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat mendapat pertolongan dari warga sekitar dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong.

"Korban dibacok dan ditusuk di bagian kepala dan punggung sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Kapolres Garut.

Kapolres Garut menjelaskan, beberapa jam berselang, anggotanya  berhasil menabgkap para pelaku.

baca juga

Para pelaku yang berjumlah 4 orang diketahui berinisial US (41), AA (43), RS (20) dan AMA (18). 

Keempat komplotan pelaku berhasil diciduk Polisi di kawasan Kampung  Cibangban, Kelurahan Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, Garut sekira pukul 3 dini hari, malam itu juga. 

"Para pelaku merupakan anggota geng motor," tegas Kapolres Garut.

Hingga saat ini, para pelaku masih menjalani pemeriksaan, oleh para penyidik Sat Reskrim Polres Garut,

Belakangan diketahui, Panji Nurhakim merupakan seorang aktivis yang aktif di bidang kemanusiaan.

Almarhum, Panji Nurhakim yang baru berusia 37 tahun, meninggalkan seorang istri Shinta dan 3 orang anak,  Arrasyi, Gaza dan Keys yang kecil-kecil.

Mendiang Panji Nurhakim dikenal sebagai seorang aktivis muda yang aktif membantu sesama. Ia kerap hadir di garda terdepan setiap terjadi bencana alam.

Menurut pengurus Cabang Persis Karangoawitan, Ustadz Dedi Suryadi, S.Pd I., almarhum Panji Nurhakim merupakan staf Divisi Humas Siaga Bencana Pengurus Daerah (PD) Persis (Persatuan Islam) Kabupaten Garut.

"Inalillahi wa ina illahi rajiuun. Almarhum (Panji Nurhakim) adalah murid saya ketika masih di madrasah, dulu  Insha Allah, khusnul khatimah. Ia adalah kader muda Persis Garut yang shaleh semasa hidupnya  Ia selalu aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Kami sangat kehilangan tentunya. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa, dan dutenkatkan di tempat terbaik di sisiNya," ungkap Ustadz Dedi Suryadi, saat dihubungi garut.suara com, Senin (16/10/2023).

Dengan adanya insiden kebrutalan geng motor ini, warga berharap para pelaku diberikan hukuman yang setimpal. Kemudian aparat kepolisian segera bertindak terhadap geng motor di Garut yang sangat meresahkan.

"Kami sudah sangat resah dengan keberadaan geng motor. Mohon kepada pak Polisi untuk menindaknya dengan tegas," kata Heri, salahseorang warga d kawasan Karangpawitan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aktivis Kemanusiaan di Garut Dibunuh, Magma Minta Pelakunya Dihukum Berat

Aktivis Kemanusiaan di Garut Dibunuh, Magma Minta Pelakunya Dihukum Berat

Garut | Senin, 16 Oktober 2023 | 07:25 WIB

Ratusan Domba Garut Dilelang di Arlamba Rancabango

Ratusan Domba Garut Dilelang di Arlamba Rancabango

Garut | Minggu, 15 Oktober 2023 | 18:00 WIB

Istri Wabup Garut Ingatkan Masyarakat Tidak Gunakan Minyak Goreng Lebih dari 3 Kali Pakai

Istri Wabup Garut Ingatkan Masyarakat Tidak Gunakan Minyak Goreng Lebih dari 3 Kali Pakai

Garut | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 13:32 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×