Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dikabarkan siap menggelontorkan dana sebesar 300 juta euro atau setara Rp4,8 triliun demi memboyong Cristiano Ronaldo.
Sebagaimana dikutip dari laporan La Gazzetta dello Sport, pangeran MbS dikabarkan menginginkan pemain timnas Portugal bermain Newcastle untuk United dan klub Arab Saudi, Al-Nassr.
"Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman ingin merekrut Ronaldo untuk enam sampai 18 bulan ke Newcastle kemudian ke Al-Nassr. Tawarannya mencapai 300 juta euro," tulis La Gazzetta dello Sport, Kamis (24/11/2022).
Cristiano Ronaldo dan Manchester United (MU) mengumumkan untuk berpisah setelah wawancara bintang timnas Portugal tersebut bersama seorang jurnalis senior menjadi kontroversi.
Manchester United mengkonfirmasi kepergian Ronaldo dalam sebuah pernyataan, pada Selasa (23/11) malam. Pihak "Setan Merah" berterima kasih atas waktu yang diberikan Ronaldo di klub dan berharap ia bersama keluarga selalu dalam keadaan baik.
Kabar ini juga disampaikan Ronaldo dalam sebuah pernyataan resmi, ia mengatakan, setelah terjadi perundingan dengan Manchester United, semua sepakat untuk mengakhiri kontrak lebih awal.
Sebelum sepakat mengakhiri kontrak, Ronaldo sebelumnya menuduh United melakukan "pengkhianatan" dalam wawancaranya bersama dengan Piers Morgan.
"Ya saya merasa dikhianati, dan saya merasa beberapa orang tidak menginginkan saya di sini, bukan hanya tahun ini, tapi tahun lalu juga," kata Ronaldo dalam wawancara tersebut.
Dalam wawancara, Ronaldo juga membeberkan keputusannya untuk bergabung kembali dengan MU pada musim panas 2021 adalah keputusan yang tepat dan dibuatnya dengan kesadaran penuh.
Baca Juga: Piers Morgan Unggah Foto Ronaldo Pegang Jersey Nomor 7 Arsenal
Padahal, saat itu, ia mengaku sudah hampir menandatangani kontrak dengan Manchester City.