Dianiaya karena Tolak Tambang Ilegal, Nenek Saudah Kini dalam Lindungan LPSK: Siapa Pelakunya?

Bangun Santoso

Minggu, 08 Februari 2026 | 18:10 WIB
Dianiaya karena Tolak Tambang Ilegal, Nenek Saudah Kini dalam Lindungan LPSK: Siapa Pelakunya?
Nenek Saudah asal Pasaman saat RDP dengan DPR RI. [Dok. Antara]
baca 10 detik
  • Nenek Saudah di Pasaman dianiaya karena mempertahankan tanah dari aktivitas tambang ilegal; LPSK fokus perlindungan korban.
  • LPSK menindaklanjuti kasus tersebut sejak Jumat (6/2) untuk pemulihan medis dan analisis tingkat ancaman korban.
  • Kepolisian telah menetapkan satu tersangka IS alias MK; mereka berjanji mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan.

Suara.com - Kasus kekerasan yang menimpa seorang lansia bernama Saudah di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, kini menjadi perhatian nasional.

Nenek Saudah diduga menjadi korban penganiayaan brutal hanya karena keberaniannya mempertahankan hak milik tanahnya dari jamahan aktivitas tambang ilegal.

Menanggapi situasi yang mengoyak rasa kemanusiaan ini, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) secara resmi menyatakan fokus pada perlindungan dan pemulihan menyeluruh terhadap korban.

Langkah ini diambil setelah LPSK melakukan penelaahan lanjutan di kediaman korban di Kecamatan Rao, Pasaman.

Kehadiran negara melalui LPSK diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi Nenek Saudah yang kini harus berhadapan dengan kekuatan oknum di balik tambang ilegal.

Komitmen LPSK: Perlindungan Tak Sekadar Formalitas

Wakil Ketua LPSK, Wawan Fahrudin, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan korban berjuang sendirian. Penelaahan yang dilakukan pada Jumat (6/2) lalu merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Komisi XIII DPR RI.

Proses ini mencakup pengumpulan keterangan, analisis medis, hingga pemetaan tingkat ancaman yang mungkin masih menghantui korban.

"LPSK akan fokus pada perlindungan dan pemulihan korban, dan berharap jajaran Polres Pasaman dapat menegakkan hukum seadil-adilnya," kata Wakil Ketua LPSK Wawan Fahrudin dalam keterangan diterima di Jakarta, Minggu (8/2/2026).

baca juga

Wawan menjelaskan bahwa syarat perlindungan terhadap saksi atau korban harus dipenuhi secara mendalam, termasuk memeriksa sifat pentingnya keterangan korban dalam mengungkap jaringan tambang ilegal tersebut.

LPSK juga telah berkoordinasi dengan pihak medis di Puskesmas Rao dan RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping untuk memastikan pemulihan fisik Nenek Saudah berjalan optimal.

Kepolisian Berjanji Usut Tuntas Tanpa Ada yang Ditutupi

Dukungan terhadap Nenek Saudah juga datang dari jajaran kepolisian. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Brigadir Jenderal Polisi Solihin, memberikan instruksi tegas kepada bawahannya untuk tidak main-main dalam menangani kasus ini.

Mengingat latar belakang kasus yang berkaitan dengan tambang ilegal, transparansi menjadi kunci utama untuk meraih kembali kepercayaan publik.

"Saya perintahkan kepada jajaran untuk mengungkapkan kasus Nenek Saudah seterang-terangnya, hadirnya saksi-saksi, dan juga bukti yang menguatkan," kata Solihin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbukti Lakukan Kekerasan, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diskors 2 Semester dan Terancam DO

Terbukti Lakukan Kekerasan, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diskors 2 Semester dan Terancam DO

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 10:40 WIB

Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?

Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?

Lifestyle | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:34 WIB

Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman

Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13 WIB

6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima

6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:13 WIB

Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku

Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:42 WIB

Doxxing dan Kekerasan Digital yang Tak Tertangani

Doxxing dan Kekerasan Digital yang Tak Tertangani

Your Say | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:30 WIB

Relasi Kuasa di Tempat Kerja dan Maraknya Kekerasan Berbasis Gender

Relasi Kuasa di Tempat Kerja dan Maraknya Kekerasan Berbasis Gender

Your Say | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:05 WIB

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:03 WIB

The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan

The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:00 WIB

12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa

12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:58 WIB

BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman

BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:57 WIB

×