Komentator pertandingan sepak bola asal Turki, Alper Bakircigil telan pil pahit, diputus dari pekerjaannya karena menyebut nama legenda Hakan Sukur.
Alper Bakircigil dipecat sebagai komentator Piala Dunia 2022 usai memandung jalannya pertandingan antara Maroko melawan Kanada.
Saat Hakim Ziyech mencetak gol pertama Maroko di menit ke-4, Bakircigil kemudian mengulas soal Hakan Sukur yang mencetak gol tercepat di Piala Dunia pada edisi 2002.
Lantas mengapa Bakircigil dipecat hanya karena menyebut nama Hakan Sukur?
Melansir dari Daily Star, Hakan Sukur tidak lagi berstatus sebagai legenda sepak bola Turki.
Striker yang mencetak 51 gol dari 112 laga bersama Turki dikaitkan dengan upaya kudeta pada 2016. Ia juga dituduh terlibat dalam organisasi terorisme.
Hakan Sukur dan keluarganya kemudian melarikan diri dari Amerika Serikat dan kabar terakhir bekerja sebagai pengemudi online.
Latar belakang Sukur ini yang kemudian membuat Bakircigil dipecat dari pekerjaannya. Komentar Bakircigil tentang Hakan Sukur tidak disukai oleh bos tempatnya bekerja.
"Saya diputus dari TRT, tempat saya bekerja selama bertahun-tahun karena peristiwa pada hari ini. Perpisahan dengan penuh cinta," ucapnya.
Baca Juga: Daftar Negara Juara Piala Dunia: Brasil Semakin Sulit Dikejar