Timnas Spanyol mengakhiri kiprah di Piala Dunia 2022 usai disingkirkan Maroko di babak 16 besar.
Skuad asuhan Luis Enrique kandas di babak adu penalti, 0-3 dalam laga yang berlangsung di Stadion Education City, Al Rayyan, Doha, Rabu (7/12/2022) dini hari WIB.
Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 0-0 di waktu normal hingga dua kali babak eksta time.
Ada kisah menarik namun ironis dalam drama kekalahan Timnas Spanyol dari Maroko.
Betapa tidak, kiper Maroko yakni Yassine Bounou merupakan penjaga gawang klub La Liga, Sevilla.
Bounou tampil menawan di babak adu penalti dengan menggagalkan tiga eksekutor Spanyol masing-masing Pablo Sarabia, Carlos Soler dan Sergio Busquets.
Penderitaan Timnas Spanyol memuncak setelah full back Achraf Hakimi jadi algojo penentu kemenangan Maroko.
Hakimi sendiri lahir di Madrid, 4 November 1998 dan besar di ibu kota Spanyol tersebut.
Bahkan pemain berusia 25 tahun itu mengawali karir sepak bola di akademi Real Madrid sejak 2015, sampai kemudian naik ke tim senior pada 2018.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2022: Dramatis, Maroko Singkirkan Spanyol Lewat Drama Adu Penalti
Hakimi kemudian memperkuat sejumlah klub besar seperti Borussia Dortmund, Inter Milan hingga kini berkostum PSG.
Melansir Marca, Achraf Hakimi sebelum pertandingan mengakui jika melawan Timnas Spanyol menjadi sebuah laga spesial.
"Lami lahir, tinggal, dan bermain di sana. Selain itu orang-orang yang kami kenal di Spanyol juga spesial buat kami," jelasnya.
Dengan keberhasilan lolos ke babak perempatfinal, Maroko tinggal menunggu pemenang antara Portugal vs Swiss.