Lionel Messi sukses membawa Argentina lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2022. Melawan Belanda di babak perempat final, Lionel Messi unjuk skill terbaiknya dengan mencetak satu dari dua gol Argentina.
Meski harus mengakhiri pertandingan dengan drama adu penalti, Lionel Messi yang jadi algojo pertama mampu mencetak poin pertama untuk Argentina.
Argentina pun lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2022 menantang Kroasia setelah menang adu penalti 4-3 dari Belanda.
Lionel Messi dkk sebenarnya sejak awal Piala Dunia 2022 diragukan bisa melangkah lebih jauh di Qatar. Namun tim Tango tunjukkan kualitas dan kemampuan mereka.
Sejak mengakhiri karier di klub Catalan, Barcelona dan pindah ke klub terkaya Prancis, Paris Saint Germain (PSG), karier Lionel Messi bak roller coaster.
Messi pindah ke PSG setelah masalah dengan Barcelona. Di klub kaya Prancis itu, Messi mendapat kontrak selama dua tahun.
Menariknya, kepindahan Messi ke PSG disebabkan masalah regulasi gaji di Liga Spanyol. Barca pun gagal memperbarui kontrak Messi dan melepasnya ke PSG.
Nah, pindah ke PSG, berapa kira-kira gaji seorang Lionel Messi?
Tidak ada data yang pasti berapa gaji yang diterima Messi dari PSG. Namun mengutip dari Evening Standard, pemain berjuluk La Pulga itu mendapat gaji sebesar 35 juta euro atau setara dengan Rp590 miliar.
Baca Juga: Catatan Rekor Lionel Messi Usai Tekuk Belanda di Perempatfinal Piala Dunia 2022
Jika mengacu pada nilai tersebut, maka tiap bulannya, PSG harus membayar Messi sebesar 3juta euro atau Rp50 miliar atau setiap minggunya, Lionel Messi memperoleh 729ribu euro atau Rp12 miliar.
Dari nilai tersebut, Messi per hari bisa mendapat 104ribu euro atau Rp1,7 miliar. Dalam hitungan jam bisa memperoleh uang sebesar Rp104 ribu euro atau setara Rp146 juta.
Lantas apakah gaji Messi di PSG lebih besar dibanding saat ia bermain di Barcelona?
Saat bermain di Barcelona, Messi mendaapt gaji Rp2,1 triliun per tahun atau Rp41,6 miliar per pekan. Dengan nilai itu, Lionel Messi dinasbihkan sebagai pesepak bola dengan bayaran termahal sepanjang sejarah.