Final Piala Dunia 2022 menjadi catatan tersendiri bagi pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni.
Argentina akan menghadapi Prancis pada laga puncak yang akan berlangsung di Stadion Lusail, Minggu (18/12/2022) pukul 22.00 WIB.
Keberhasilan Argentina menembus partai puncak Piala Dunia 2022 tentu tak bisa dilepaskan dari jasa sang pelatih, Lionel Scaloni.
Pria yang telah ditunjuk sebagai nahkoda Argentina sejak 2018 lalu sukses melakukan mentransformasi Argentina dari kegagalan di Piala Dunia 2018 menjadi salah satu unggulan kuat untuk menjuarai Piala Dunia 2022 ini.
Meski demikian, perjuangan berat tentu dijalani pelatih berusia 44 tahun itu untuk membawa Albiceleste ke partai puncak.
Apalagi, kehadiran Scaloni di tubuh tim senior Argentina sebelumnya sempat diwarnai keraguan banyak pihak.
Melansir ANTARA, Scaloni 'hanya' bermodal menjadi asisten Jorge Sampaoli di Sevilla dan kemudian tim nasional serta Argentina U-20.
Meski demikian, mantan pemain Deportivo La Coruna itu mampu menggunakan pendekatan yang sama dalam menciptakan etos tim.
"Sejak hari pertama, kami percaya tim nasional adalah milik semua orang,” kata Scaloni.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Argentina vs Prancis: Adu Ketajaman Mbappe dan Messi
"Kami telah mengumpulkan tim fantastis yang berjuang demi jersey ini. Itulah pencapaian terbesar kami," tambah dia.
Menjuarai Copa America sungguh telah meningkatkan kepercayaan diri tim yang membuktikan La Scaloneta layak mendapatkan tempat yang lebih.
Tapi dari skuad yang menjuarai Copa America 2021, Argentina harus kehilangan Giovani Lo Celso yang absen karena cedera, selain juga Nico Gonzalez yang juga cedera.
Kesatuan skuad adalah unsur penting dalam kesuksesan tim mana pun, seperti halnya kemampuan para pemain dalam melaksanakan instruksi pelatih dan memahami peran mereka dalam tim.
Dalam kasus Argentina, ada juga kebutuhan untuk membawa suasana positif dan rasa kebersamaan di ruang ganti sampai lapangan.
"Kemenangan terbesar kami adalah semua orang merasa menjadi bagian dari tim, bahkan suporter. Kami akan menikmati momen-momen ini sampai final mulai," kata Scaloni.
Setelah tahun lalu mengangkat trofi Copa America, Albiceleste tak berhenti menang setelah 13 kemenangan dan tiga kali imbang mengikuti itu sebelum digulingkan Arab Saudi dalam fase grup Qatar 2022.
Solid di belakang dan mematikan di depan, tim asuhan Scaloni mencetak 37 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Sebelum ke Qatar, hanya Venezuela, Chile dan Ekuador yang mengoyak gawang mereka.
Statistik itu mencerminkan keunggulan mereka sebelum secara mengejutkan takluk di tangan Arab Saudi sehingga mengakhiri 36 pertandingan tak terkalahkan.
Namun, sejak itu, Argentina bangkit untuk menggebuk Meksiko, Polandia, Australia, Belanda dan terakhir Kroasia.