Tudingan itu kemudian dibantah tegas oleh pengacara Benzema. Kasus ini kemudian terus bergulir, Benzema kemudian diperiksa aparat kepolisian pada 20 Juli 2010 dengan tuduhan melakukan hubungan dengan wanita di bawah umur.
Januari 2014, majelis hakim memutuskan di kasus ini, Karim Benzema dan Franck Ribery tidak tersalah dan tidak terlibat untuk eksploitasi anak di bawah umur.
Kasus Benzema tak berhenti. Pada 4 November 2015, Benzema ditangkap polisi karena tuduhan melakukan pemerasan kepada rekannya di tim nasional Prancis, Mathieu Valbuena atas video seks.
Benzema di kasus ini dituduh meminta sejumlah uang kepada Valbuena, jika tidak diberikan video seks tersebut akan disebar ke publik. Kasus ini sempat membuat karier Benzema di Les Blues terhenti.
Pada 10 Desember 2015, Noel LE Graet, ketum PSSI-nya Prancis, FFF menaguhkan status Benzema sebagai anggota tim Les Blues. Kasus ini terus berjalan hingga ke tingkat pengadila tinggi Prancis.
24 November 2021, Benzema dinyatakan bersalah atas konspirasi untuk memeras Valbuena dengan video seks. Hakim memberi sanksi hukuman percobaan satu tahun dan denda 75 ribu Euro kepada Karim Benzema.
Sepanjang kariernya bersama tim nasional Prancis, Karim Benzema telah menorehkan 37 gol dari 97 caps.
Selama membela Prancis, Benzema bisa dibilang minim gelar. Ia hanya mampu membawa Prancis juara UEFA Nations League 20202-21.
Baca Juga: Putuskan Pensiun dari Timnas Prancis, Ini Statistik Mentereng Karim Benzema