Presiden FIFA Gianni Infantino dilaporkan menggulirkan wacana untuk mengubah format Piala Dunid dari empat tahun sekali menjadi tiga tahun sekali.
Mengutip dari laporan Mail Online, wacana Piala Dunia diadakan tiga tahun sekali menjadi salah satu rencana jangka panjang yang ingin diterapkan oleh Infantino.
Wacana untuk Piala Dunia diadakan tiga tahun sekali didukung dengan melihat keberhasilan secara komersial gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar.
Diketahui Piala Dunia 2022 menghasilkan pendapatan sebesar 6,2 miliar poundsterling atau meningkat 840 juta poundsterling dibanding gelaran Piala Dunia 2018.
Keberhasilan secara ekonomi di Piala Dunia 2022 Qatar menurut laporan media Inggris itu memberikan indikasi kepada Infantino agar Piala Dunia nantinya akan dihelat tiap tiga tahun sekali.
"Ada indikasi besar bahwa nantinya Piala Dunia akan dihelat tiga tahun sekali, apalagi Infantino sebelumnya umumkan penambahan jumlah peserta di Piala Dunia Antarklub pada 2025," tulis media Inggris itu.
Pria Italia itu dikabarkan bahwa Piala Dunia di tengah musim dingin Eropa akan bisa diadakan dan akan menjadi bukti bahwa sepak bola terus berkembang dan mengglobal.
Sebelumnya juga muncul wacana diadakannnya Piala Dunia dua tahun sekali. Wacana ini pertama kali digulirkan oleh eks pelatih Arsenal, Arsene Wenger.
Wacana untuk menggelar Piala Dunia dua tahun sekali mendapat dukungan dari UEFA dan CONMEBOL. Namun pihak FIFA menolak untuk mengomentari wacana tersebut.
Baca Juga: Piala Dunia 2022 Berakhir, Besok 'Piala Dunia' ASEAN Kick Off, Kapan Timnas Indonesia Tanding?