Pengamat sepak bola Tomi Welly atau yang akrab disapa Bung Towel di kanal Youtube miliknya bongkar kondisi internal PSSI yang diterpa isu kudeta ketua umum Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.
Dari informasi A1 yang diperoleh Bung Towel, jabatan ketua umum PSSI Iwan Bule dikabarkan akan didongkel.
Bung Towel menyebut nama Sekjen PSSi yang saat ini dijabat Yunus Nusi dan salah satu anggota Exco PSSI.
"Saya mau sharing info A1 kepada teman-teman Gocek Bung Towel. Jadi pada saat Indonesia memulai kampanyenya di Piala AFF 23 Desember lalu, lawan Kamboja, di tengah perjuangan awal Timnas Indonesia ternyata ada pengkhianatan, ada manuver busuk yang dilakukan oleh Sekjen PSSI dan salah satu Exco PSSI," beber Bung Towel.
Lebih lanjut Bung Towel menjelaskan bahwa pada saat Timnas Indonesia melawan Kamboja, para voters dikumpulkan oleh Yunus Nusi dan anggota Exco PSSI tersebut.
Berkumpulnya para voters tersebut tanpa diketahui oleh Iwan Bule. Menurut Iwan Bule, manuver tersebut sebagai upaya untuk gembosi jabatan ketum PSSI oleh Yunus Nusi.
Dalam penjelasannya, Bung Towel menyebut inisial dari anggota Exco PSSI tersebut yakni JR. Siapa JR?
"Kalau Exco saya sebut saja inisial JR. Mereka mengumpulkan voters dari kalangan Asprov, yang khususnya Asprov dari Sumatra. Tentu arahnya menggiring mereka ke Kongres Biasa dan KLB," ucap Bung Towel.
Jika menilik dari 12 anggota Exco PSSI dengan inisial JR akan mengerucut pada satu nama yakni Juni Rahman.
Baca Juga: Isu Kudeta Ketua Umum PSSI, Iwan Bule Dikhianati Sekjen dan Exco Sendiri?
Juni Rahman saat ini menjabat sebagai komisaris utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) di bawah kepemimpinan Ferry Paulus sebagai Direktur Utama.
Juni menjadi komisaris PT LIB setelah hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Bias yang berlangsung pada 15 November 2012, pasca tragedi Kanjuruhan.
Di luar sepak bola, Juni Rahman merupakan politisi partai Golkar. Pada 2018, secara aklamasi ia terpilih menjadi Pelaksana Tugas (Plt) DPD Golkar Siak.
Juni Rahman pada 2020 sempat menggugat secara perdata ketua DPR Golkar Siak Indra Gunawan. Selain itu, Juni pada periode 2016-21 juga menjabat sebagai ketua Kadin Riau.
Saat menjadi ketua Kadin Riau, Juni sempat dituding terlibat dalam proyek korupsi Ruang Terbuka Hijau A Yani oleh Forum Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi.
Mendapat tudingan ini, Juni seperti dikutip Antara akan melaporkan Forum Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi dengan pencemaran nama baik.