Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:27 WIB
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
CBDK (Foto Istimewa).
baca 10 detik
  • PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatatkan pra penjualan Rp109 miliar pada Kuartal IV 2025, naik 309 persen.
  • Total pra penjualan tahun fiskal 2025 CBDK mencapai Rp430 miliar, mendekati 85 persen target manajemen.
  • Penjualan kaveling tanah komersial menjadi kontributor terbesar, menyumbang 80 persen dari total pra penjualan tahunan.

Suara.com - Emiten properti PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatatkan performa gemilang pada periode penutupan tahun lalu.

Memasuki kuartal IV 2025, pengembang kawasan strategis ini berhasil membukukan nilai pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp109 miliar.

Angka ini merepresentasikan lonjakan drastis sebesar 309 persen jika dibandingkan dengan pencapaian pada kuartal sebelumnya.

Kebangkitan kinerja perusahaan didorong oleh pulihnya kepercayaan pasar, terutama terhadap ketersediaan lahan komersial di kawasan pusat bisnis (CBD) PIK2.

Akselerasi transaksi yang terjadi sepanjang semester kedua tahun lalu menjadi katalis utama bagi Perseroan untuk membalikkan keadaan.

Secara total, sepanjang tahun fiskal 2025, CBDK berhasil mengumpulkan pra penjualan senilai Rp430 miliar. Realisasi ini telah memenuhi sekitar 85 persen dari target tahunan yang ditetapkan manajemen sebesar Rp508 miliar.

Pencapaian ini dinilai solid mengingat industri properti nasional masih berada dalam periode penyesuaian pasar yang cukup menantang.

Berikut adalah rincian performa per segmen yang menopang pertumbuhan Perseroan:

Kaveling Tanah Komersial: Menjadi motor penggerak utama dengan pertumbuhan kuartalan mencapai 473 persen (senilai Rp82 miliar). Secara tahunan, segmen ini menyumbang 80 persen dari total pendapatan atau setara Rp343 miliar.

baca juga

Produk Komersial: Mencatatkan pertumbuhan sebesar 57 persen pada kuartal terakhir dan berkontribusi sebesar 19 persen (Rp83 miliar) terhadap total marketing sales tahunan.

Segmen Residensial: Menunjukkan pemulihan signifikan dengan lonjakan 436 persen secara kuartalan, meski kontribusinya masih berada di angka 1 persen atau sekitar Rp4 miliar dari total keseluruhan.

Selain mengandalkan penjualan lahan, CBDK juga mulai memperkuat basis pendapatan berulang (recurring income). Strategi ini diwujudkan melalui pengoperasian Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor

Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 10:23 WIB

Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia

Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 07:36 WIB

Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:40 WIB

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:50 WIB

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:14 WIB

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×