Menangislah, Dan Rasakan Manfaatnya

Esti Utami

Rabu, 21 Mei 2014 | 18:54 WIB
Menangislah, Dan Rasakan Manfaatnya
Ilustrasi menangis melepaskan emosi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Menangis, sering dilakukan seseorang untuk mengungkapkan emosi mereka. Baik saat sedih ataupun bahagia. Ada orang yang menganggap menangis menandakan kelemahan, tapi senyatanya ada banyak manfaat air mata, baik secara spiritual, psikologis maupun fisik.

Jadi menangislah jika memang merasa perlu melakukannya, asal tidak berlebihan. Mungkin banyak orang malu menangis di depan umum, tetapi setelah menangis Anda akan menyadari manfaatnya. Jadi jangan ragu untuk menangis setiap kali merasakan dorongan untuk melakukannya.

Dan berikut sederet manfaat air mata dan menangis bagi tubuh dan jiwa seseorang.

1. Melindungi mata dari obyek yang membahayakan
Saat kemasukan benda asing, seperti asap, debu dan sebagainya, mata akan secara refleks mengeluarkan air mata. Itu juga yang terjadi ketika kita mengupas atau mengiris bawang merah. Proses alami untuk melindungi kornea dari kemungkinan terluka akibat benda-benda asing itu.

2. Lubrikasi
Air mata juga menjaga bola mata dan kelopak mata tetap lembab. Hal ini meningkatkan penglihatan dan mengurangi risiko penyakit mata dan pandangan mata yang buruk. Mata yang kering bisa mengakibatkan resiko nyeri mata, sehingga membatasi gerakan bola mata yang buntutnya penglihatan juga berkurang. Air mata juga mengandung lisozim yang berfungsi mematikan bakteri dan virus di mata.

3. Sarana melepas ketegangan dan stres
Air mata juga melepaskan racun dan hormon yang terakumulasi ketika seseorang sedang stres. Beberapa hormon itu seperti prolaktin, leusin-enkefalin dan adrenocorticotrophic hormone (ACTH ), berkolaborasi dengan organisme penyebab penyakit tekanan darah tinggi, jantung dan penyakit yang berkaitan dengan obesitas. Menangis dapat meredakan efek merugikan dari ketidakseimbangan kimia dan hormon yang timbul akibat stres. Menangis juga merangsang produksi endorfin yang bersifat menenangkan.

4. Mengangkat mood
Menangis adalah cara yang berkaitan dengan kesedihan, frustrasi dan kecemasan. Menangis memunculkan perasaan pembersihan emosional. Bahkan, setelah menangis sepuasnya seseorang merasa lebih dekat pada penyembuhan spiritual. Ini karena menangis menurunkan tingkat mangan dalam tubuh, yang bisa menimbulkan perasaan cemas, gelisah, lekas marah dan gangguan emosional lainnya. Ketika orang-orang terlalu bahagia, menangis membawa mereka ke sebuah ketenangan.

5. Membangun solidaritas
Seseorang yang menangis di depan umum adalah seperti lilin dalam cahaya redup. Sementara dia mendapat penyembuhan emosional dan fisik, masyarakat juga bersimpati padanya dan menciptakan ikatan sosial yang sulit untuk dirusak. (easygoodhealth.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Obat SARS Efektif Untuk Melawan MERS

Studi: Obat SARS Efektif Untuk Melawan MERS

Health | Rabu, 21 Mei 2014 | 15:23 WIB

Wah, Mimpi Pun Kini Bisa 'Dikontrol'

Wah, Mimpi Pun Kini Bisa 'Dikontrol'

Health | Senin, 12 Mei 2014 | 13:26 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×