BPOM Sita Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp7,47 M

Ririn Indriani

Senin, 26 Mei 2014 | 17:10 WIB
BPOM Sita Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp7,47 M
Pemusnahan Obat dan Makanan ilegal hasil operasi Pangea di Lapangan Badan POM Jalan Percetakan Negara Jakarta, Senin (26/5). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Semakin banyaknya penjualan obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetika dan pangan ilegal di situs internet, membuat Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melaksanakan Operasi Pangea VII yang telah dilakukan pada 13-20 Mei 2014.

Operasi Pangea VII kali ini, menurut DR. Roy A. Sparingga, M.App,Sc, Kepala Badan POM RI, memberantas penjualan produk ilegal termasuk palsu yang dipasarkan secara online di Jakarta dan 14 wilayah lainnya di Indonesia yaitu Banda aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Padang, Bandar Lampung, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Samarinda, Makassar dan Manado.

"Kami berhasil mengidentifikasi 302 situs internet yang memasarkan obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetika, dan pangan ilegal termasuk yang palsu," ujarnya dalam jumpa pers di Kantor Badan POM, di Jakarta, Senin (26/5/2014).

Selain itu, tambah Roy, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 58 sarana dan menyita sebanyak 868 item obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetika, dan pangan ilegal termasuk yang palsu, dengan nilai keekonomian mencapai Rp7,47 miliar.

Menurutnya, dibandingkan Operasi Pangea sebelumnya, operasi kali ini mengalami peningkatan yang signifikan baik dalam jumlah situs yang teridentifikasi memasarkan produk ilegal maupun luas wilayah operasi, serta jumlah dan nilai temuan operasi.

"Sebagai tindak lanjutnya, telah dilakukan penyitaan terhadap seluruh barang bukti dan selanjutnya 58 sarana akan diproses pro-justitia," tambahnya.

Untuk situs yang telah teridentifikasi, kata Roy, pihaknya telah mengajukan usulan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memblokir situs tersebut.

"Sampai saat ini, MenkomInfo telah memblokir 287 situs, dari 302 situs yang telah teridentifikasi. Sebanyak 15 lainnya masih dalam proses," ujarnya.

Pada operasi ini, BPOM dalam kerangka Satuan Tugas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal, juga berkoordinasi dengan International Criminal Police Organization (ICPO).

Dalam rangkaian operasi pangea tahun 2014 ini, badan POM juga melaksanakan pemusnahan obat dan makanan ilegal hasil sitaan tahun 2013, 2013, 2014.

BPOM bersama dengan seluruh anggota Satgas Pemberantasan Obat Makanan Ilegal akan  terus berkomitmen dan berkoodirnasi lebih intensif dan berkesinambungan dalam mengawasi obat dan makanan guna melindungi konsumen dari produk yang tidak memenuhi standar dan persyaratan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPOM: Jangan Beli Obat Secara Online

BPOM: Jangan Beli Obat Secara Online

Health | Senin, 26 Mei 2014 | 20:09 WIB

BPOM: Jangan Beli Obat dan Kosmetik Secara Online

BPOM: Jangan Beli Obat dan Kosmetik Secara Online

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2014 | 19:34 WIB

Tips Jitu Hindari Produk Kosmetik Palsu

Tips Jitu Hindari Produk Kosmetik Palsu

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2014 | 14:54 WIB

Terkini

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:43 WIB

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:06 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Akibat Paparan Matahari Usia 45 Tahun

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Akibat Paparan Matahari Usia 45 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:05 WIB

×