Ini Alasan Perempuan Harus Lebih Banyak Nikmati Sinar Matahari

Ririn Indriani

Senin, 01 September 2014 | 17:03 WIB
Ini Alasan Perempuan Harus Lebih Banyak Nikmati Sinar Matahari
Ilustrasi berjemur (shutterstock)

Suara.com - Para ahli mengatakan, kekurangan sinar matahari dalam kehidupan perempuan muda yang sibuk, membuat mereka kekurangan vitamin D. Kondisi ini tentu saja bisa memicu masalah kesehatan yang rentan dialami oleh perempuan yaitu, pengeroposan tulang (osteoporosis) dan meningkatkan risiko patah tulang.

"Vitamin D merupakan regulator utama metabolisme kalsium dan karenanya merupakan faktor penentu yang penting bagi kesehatan tulang," kata Palash Gupta, konsultan senior, Orthopaedics dari India.

Osteoporosis adalah gangguan tulang yang ditandai dengan massa tulang yang rendah dan kerusakan arsitektur tulang yang mengarah ke peningkatan kerapuhan tulang dan kerentanan terhadap patah tulang.

Osteoporosis primer mengacu pada pengurangan massa tulang yang berhubungan dengan penuaan dan menopause, sedangkan hasil osteoporosis sekunder dari penyakit atau obat-obatan tertentu.

Osteoporosis juga ditandai dengan kelainan pada jumlah dan susunan arsitektur jaringan tulang.

Palash Gupta mengatakan bahwa paparan sinar matahari yang baik pada tangan, lengan dan kaki biasanya tidak lebih dari 5-15 menit per hari, selama 2-3 kali per minggu selama musim semi dan musim panas. Itu semua perlu dilakukan demi memenuhi kebutuhan tubuh.

Anoop Mishra, Ketua Fortis-C-DOC Centre of Excellence for Diabetes, Metabolic Diseases and Endocrinology mengatakan: "Ini adalah salah satu masalah kesehatan yang penting pada perempuan, karena kurangnya paparan sinar matahari yang dipengaruhi oleh pakaian dan kurangnya aktivitas luar ruangan."

Menurut Raju Easwaran, konsultan senior dari India, perempuan sangat rentan berisiko osteoporosis setelah mereka kehilangan efek perlindungan estrogen akibat menopause.

"Sebuah studi di India menemukan bahwa 70-75 persen perempuan pasca-menopause dan kelompok usia reproduksi kekurangan vitamin D," katanya.

Eswaran mengatakan perempuan juga harus mengkhawatirkan tentang tingkat Vitamin D karena beberapa alasan.

"Ada bukti yang baik bahwa tingkat kecukupan vitamin D (> 30ng / ml) berhubungan dengan risiko komplikasi kehamilan yang serius seperti pre-eklampsia, penurunan kemungkinan operasi caesar dan mengurangi insiden kanker payudara,"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Kanker Darah Dengan Berjemur

Cegah Kanker Darah Dengan Berjemur

Health | Rabu, 20 Agustus 2014 | 13:39 WIB

Lansia Kekurangan Vitamin D Berisiko Demensia

Lansia Kekurangan Vitamin D Berisiko Demensia

Health | Kamis, 07 Agustus 2014 | 18:12 WIB

Studi: Paparan Sinar UV Bisa Bikin Ketagihan

Studi: Paparan Sinar UV Bisa Bikin Ketagihan

Health | Jum'at, 20 Juni 2014 | 12:49 WIB

Bahaya Kekurangan Vitamin D

Bahaya Kekurangan Vitamin D

Health | Jum'at, 13 Juni 2014 | 16:42 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×