Lansia Kekurangan Vitamin D Berisiko Demensia

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 07 Agustus 2014 | 18:12 WIB
Lansia Kekurangan Vitamin D Berisiko Demensia
Pasangan lanjut usia (lansia). (shutterstock)

Suara.com - Hasil studi terkini menunjukkan bahwa orang lanjut usia (lansia) yang tidak mendapatkan cukup asupan vitamin D lebih mungkin mengalami demensia dan penyakit Alzheimer.

Kesimpulan tersebut didapat setelah para peneliti meneliti 1.658 orang dewasa berusia 65 tahun atau lebih yang awalnya bisa berjalan tanpa bantuan dan terbebas dari demensia, penyakit jantung dan stroke.

Setelah rata-rata enam tahun dipantau, 171 peserta menderita demensia dan 102 orang lagi menderita penyakit Alzheimer.

Hasil studi yang dipublikasikan di jurnal Neurologi, American Academy of Neurology, Rabu (6/8/2014) menemukan bahwa orang yang memiliki kadar vitamin D rendah memiliki risiko 53 persen lebih tinggi mengalami demensia.

Sementara, orang yang sangat kekurangan vitamin D memiliki 125 persen peningkatan risiko ketimbang peserta dengan tingkat vitamin D normal.

Hasil yang sama juga berlaku untuk penyakit Alzheimer. Kelompok yang kekurangan vitamin D dalam kadar sedang, 69 persen lebih mungkin mengalami jenis demensia ini. Namun pada kelompok yang kekurangan vitamin D parah, risikonya naik drastis menjadi 122 persen.

Hasil tersebut tetap sama setelah para peneliti menyesuaikan dengan faktor lain yang dapat mempengaruhi risiko demensia seperti pendidikan, merokok dan konsumsi alkohol.

"Dari studi ini kami berharap menemukan kaitan antara kadar vitamin D rendah dan risiko demensia dan penyakit Alzheimer, tapi hasilnya mengejutkan. Kami benar-benar menemukan hubungan itu dua kali lebih kuat dari yang kami perkirakan," kata penulis studi tersebut, David Llewllyn, dari University of Exeter di Inggris, seperti dilansir dari kantor berita Xinhua.

Ia mengatakan pengujian klinik sekarang perlu dilakukan untuk memastikan apakah mengonsumsi makanan seperti minyak ikan atau suplemen vitamin D dapat menunda atau bahkan mencegah munculnya penyakit Alzheimer dan demensia.

Perlu diketahui, vitamin D diperoleh dari tiga sumber utama yaitu paparan sinar matahari, makanan seperti minyak ikan dan suplemen.

Para peneliti mengatakan bahwa kulit lansia bisa kurang efisien untuk mengubah sinar matahari menjadi vitamin D, sehingga mereka lebih mungkin kekurangan vitamin tersebut. Kondisi inilah yang membuat mereka memerlukan vitamin D dari sumber lain yaitu, makanan. (Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini

Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:10 WIB

Pesepeda Lansia Masuk Tol Jogja-Solo, Ngaku Bingung karena Jalan Baru

Pesepeda Lansia Masuk Tol Jogja-Solo, Ngaku Bingung karena Jalan Baru

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:35 WIB

Cerita dari Panti Jompo Mandalika, Para Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga

Cerita dari Panti Jompo Mandalika, Para Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga

Video | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:20 WIB

Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia

Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:26 WIB

Buka Puasa Bersama Lansia? Ini Cara Membuat Momennya Lebih Hangat

Buka Puasa Bersama Lansia? Ini Cara Membuat Momennya Lebih Hangat

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:29 WIB

Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini

Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 17:38 WIB

Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia

Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia

Health | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:49 WIB

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA

Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 22:41 WIB

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB