Turunkan Risiko Terserang Demensia dengan Stimulasi Otak

Siswanto

Kamis, 11 September 2014 | 08:40 WIB
Turunkan Risiko Terserang Demensia dengan Stimulasi Otak
Ilustrasi. (shuttertsock)

Suara.com - Alzheimer tidak datang secara tiba-tiba saat lanjut usia, melainkan muncul akibat berbagai aktivitas yang dilakukan dan tidak dilakukan saat usia muda. Matinya sel otak yang menyebabkan Alzheimer mulai terjadi sejak usia muda, bisa mencapai 20 tahun sebelum terserang Alzheimer.

Executive Director Alzheimer’s Indonesia, DY Suharya, menjelaskan demensia merupakan penurunan fungsional otak yang tidak dapat dihindarkan, namun risiko dapat dikurangi dengan deteksi dini melalui berbagai aktivitas yang merangsang otak.

“Olahraga 150 menit per minggu, makan sayur dan buah setiap hari bisa mengurangi resiko terserang Alzheimer,” kata DY dalam Talk Show “Demensia: Bisakah Kita Kurangi Risikonya?” di Erasmus Huis Jakarta.

Selain itu, penelitian WHO terbaru menunjukkan perokok mempunyai resiko 45 persen lebih tinggi terserang kepikunan dibanding orang yang tidak merokok. Diperkirakan 14 persen penderita Alzheimer disebabkan rokok.

“WHO juga memperingatkan bahwa perokok pasif juga berisiko terserang pikun,” tutur DY.

Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Dr. Czeresna Heriawan Soejono, memaparkan beberapa faktor risiko yang dapat dimodifikasi, yaitu: tekanan darah tinggi, diabetes mellitus dan resistensi insulin, dyslipidemia, merokok, obesitas, dan gagal jantung. Faktor-faktor tersebut dapat diantisipasi dengan pendekatan farmakologi dan non-farmakologi.

“Resiko penyebab kerusakan kognitif pada otak berdasarkan kondisi kesehatan seperti contohnya tekanan darah tinggi, diabetes mellitus dan obesitas dapat diminimalisir dengan mengurangi asupan garam, asupan berlemak, perencanaan makan, dan latihan fisik,” kata Dr. Heriawan.

“Pengelolaan non-farmakologi adalah dengan melibatkan diri pada kehidupan sosial yang lebih intensif, melakukan aktifitas yang menstimulasi fungsi kognitif, melakukan latihan memori dan latihan relaksasi, dan tentunya mengonsumsi sayuran dan buah-buahan setiap hari.”

Pakar neurologi Universitas Atmajaya, Dr. Yuda Turana, menjelaskan bahwa olahraga dapat meningkatkan Brain Derived Neurotropic Factor (BDNF), yaitu protein utama yang mengatur pemeliharaan, pertumbuhan dan kelangsungan hidup neuron (sel saraf).

“Olahraga juga dapat menurunkan tingkat kecemasan. Olahraga yang terprogram dan menyenangkan dapat meningkatkan regenerasi sistem saraf sensorik,” katanya.

Sementara, stimulasi mental dapat dilakukan dengan cara stimulasi kognitif seperti membaca, menulis dan bermain papan/kartu permainan. Stimulasi mental yang rutin dapat menurunkan risiko kehilangan ingatan 30-50 persen, seseorang dengan kognitif pasif di usia tua memiliki potensi resiko 2,6 kali terkena demensia dibanding kognitif aktif.

“Sementara itu, memperbanyak aktivitas sosial seperti mengunjungi saudara, kerja sosial dan melakukan ibadah dapat mencegah penurunan kognitif di usia tua,” ujar Dr. Yuda.

“Melakukan kegiatan spektrum luas yang mengandung lebih dari satu komponen (mental, fisik, sosial) lebih bermanfaat dibandingkan hanya terlibat pada satu jenis kegiatan saja.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Ketika Penderita Alzheimer Mengenali Kembali Anaknya

Ketika Penderita Alzheimer Mengenali Kembali Anaknya

Video | Selasa, 02 September 2014 | 07:03 WIB

Penderita Alzheimer Akan Meningkat Tiga Kali Lipat

Penderita Alzheimer Akan Meningkat Tiga Kali Lipat

Health | Kamis, 17 Juli 2014 | 09:08 WIB

Terkini

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:50 WIB

Harimau Malaya Datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Jersey Anyar, Siap Tantang Indonesia di GBK

Harimau Malaya Datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Jersey Anyar, Siap Tantang Indonesia di GBK

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:46 WIB

Kecelakaan VW Tiguan vs Sedan Mazda di Tol Wiyoto Wiyono, Pembatas Jalan Jebol

Kecelakaan VW Tiguan vs Sedan Mazda di Tol Wiyoto Wiyono, Pembatas Jalan Jebol

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:44 WIB

Apa Perbedaan Sudut Pusat dan Sudut Keliling Lingkaran?

Apa Perbedaan Sudut Pusat dan Sudut Keliling Lingkaran?

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 15:41 WIB

Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano

Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:34 WIB

6 Zodiak yang Gampang Emosi dan Sensitif, Lengkap Tips Menghadapinya

6 Zodiak yang Gampang Emosi dan Sensitif, Lengkap Tips Menghadapinya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:34 WIB

Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah

Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 15:29 WIB

×