Konsultasikan Kegalauan Anda di Monas, Gratis!

Ardi Mandiri, Firsta Nodia

Sabtu, 15 November 2014 | 06:58 WIB
Konsultasikan Kegalauan Anda di Monas, Gratis!
Konsultasi kegalauan. (Suara.com/ Firsta Putri)

Suara.com - Ada saat di mana Anda bisa melakukan sesuatu yang bikin Anda galau atau bahkan kesal setengah mati. Galau diterangai menjadi pemicu gangguan kesehatan jiwa jika dibiarkan terus menerus. Nah, daripada galau tidak jelas dan akhirnya malah membuat hari-hari Anda jadi tidak menyenangkan, sebaiknya segera konsultasikan kesehatan mental Anda di Monas. Konsultasi ini merupakan salah satu aksi pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50 pada 12 November lalu.

Anda bisa mengunjungi stand Bina Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan di lapangan sisi Barat Monas. Tak usah malu, karena psikiater dan psikolog yang bertugas dengan ramah akan mendengarkan keluh kesah yang selama ini membuat Anda galau. Pertama kali, Anda akan diberikan kuisioner sebagai langkah screening untuk menentukan tingkat stres yang Anda miliki.

"Kuisioner ini sebagai screening, nanti pengunjung akan menjawab pertanyaan yang mewakili indikator tertentu sehingga kita bisa tahu seberapa besar tingkat stres yang dimiliki seseorang tersebut," ujar Hernita Wijaya Ratna, psikolog di RSJ. Dr. Soeharto Heerdjan yang ditemui di acara "Pameran Pembangunan Kesehatan" di Lapangan sisi barat Monas, Jumat (14/11/2014).

Jika hasil screening menunjukkan nilai 0-14, berarti Anda normal dan terbebas dari rasa stres yang mendera. Sedangkan nilai 15-18 termasuk stres ringan, dan Anda dipersilahkan untuk menceritakan kegalauan Anda secara pribadi kepada para psikolog untuk mendapatkan penyelesaian. Sedangkan nilai di atas 34, maka Anda disarankan memeriksakan kesehatan jiwa Anda lebih jauh di Rumah Sakit Jiwa untuk mendapatkan penanganan lebih esktra.

"Setelah kita dapatkan diagnosanya, bisa kita lakukan psikoterapi. Kalau sudah berat kita akan sarankan ke rumah sakit jiwa untuk diberi obat-obatan karena di sini, kita tidak menyediakan obat," terang Galianti P, seorang psikiater RSJ. Dr. Soeharto Heerdjan ditemui di tempat yang sama.

Di stand ini terlihat banyak pelajar sekolah yang ingin memeriksakan kesehatan jiwanya. Selain itu beberapa masyarakat umum juga telah mengonsultasikan masalah hidup yang membuatnya stres kepada Galianti, bahkan satu orang dinyatakan mengalami tekanan hidup yang cukup berat sehingga membuatnya stres dan harus mendapatkan penanganan lanjutan.

Tak hanya konsultasi kesehatan jiwa, Anda juga bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis lainnya di acara yang berlangsung hingga hari Minggu, 16 November mendatang. Layanan gratis ini antara lain, cek diabetes, pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi, konsultasi gizi, konsultasi HIV-AIDS, konslutasi KB dan kesehatan ibu hamil, deteksi kanker payudara, identifikasi kanker serviks dengan pap smear, hingga donor darah. Acara ini berlangsung selama 3 hari dan di mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Pameran Pembangunan Kesehatan 2014 ini diikuti oleh sekitar 150 stand yang berpartisipasi, antara lain industri farmasi, kosmetik, alat-alat kesehatan, dan pelayanan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Raisa Ajak Penonton "Bergalau" di Ramadhan Jazz Festival

Raisa Ajak Penonton "Bergalau" di Ramadhan Jazz Festival

Entertainment | Sabtu, 12 Juli 2014 | 05:16 WIB

Risal : "Kerja keras adalah kunci kesuksesan"

Risal : "Kerja keras adalah kunci kesuksesan"

Bisnis | Selasa, 12 November 2013 | 06:17 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×