Menstruasi Lebih Cepat Berisiko Serangan Jantung dan Stroke

Esti Utami, Firsta Nodia

Rabu, 17 Desember 2014 | 15:22 WIB
Menstruasi Lebih Cepat Berisiko Serangan Jantung dan Stroke
Ilustrasi menstruasi (shutterstock)

Suara.com - Di usia berapa Anda pertama kali mengalami menstruasi? Apakah terlalu cepat atau justru terlambat?  Mulailah untuk mengingat-ingat, pasalnya sebuah penelitian baru-baru ini mengungkap adanya kecenderungan perempuan  yang mendapatkan siklus menstruasinya pada usia 10 atau lebih muda, atau justru sebaliknya pada usia 17 tahun ke atas, ternyata lebih berisiko mengalami penyakit jantung, stroke, dan komplikasi pada tekanan darah.

Penelitian itu juga menyebutkan, usia yang paling aman untuk mendapatkan menstruasi yakni pada usia 13 tahun.

"Ukuran penelitian kami mempertimbangkan berbagai usia dan penyakit seputar pembuluh darah sehingga membuatnya lebih kaya informasi," terang Dexter Canoy, penulis utama penelitian dari Universitas Oxford.

Menurut Canoy, temuan ini merupakan  hasil analisis terhadap 1,3 juta perempuan  berusia 50 hingga 64 tahun. Anggota tim lantas membandingkan usia awal mendapatkan menstruasi dengan berbagai penyakit seputar pembuluh darah.

Hasilnya menunjukkan perempuan yang mengalami menstruasi terlalu cepat, yakni di usia 10 tahun atau lebih muda dan usia 17 tahun ke atas memiliki risiko 27 persen lebih tinggi mengalami serangan jantung. Mereka juga didiagnosis 16 persen lebih berisiko mengalami kematian akibat stroke dan 20 persen akibat tekanan darah tinggi atau karena komplikasinya.

Hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal Circulation ini juga menunjukkan bahwa kaitan usia awal mendapatkan siklus haid dengan penyakit jantung lebih kuat ditemukan pada perempuan ramping, obesitas, tidak merokok, dan berada di kelompok sosial ekonomi yang bervariasi.

Namun anak yang obesitas biasanya mendapatkan siklus haid yang lebih cepat dibanding anak yang kurus. Sehingga mencegah obesitas pada anak juga dapat mencegah haid terlalu cepat, yang lantas berimplikasi pada kesehatannya di masa mendatang. (Zeenews.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Alami untuk Menunda 'Tamu Bulanan'

Cara Alami untuk Menunda 'Tamu Bulanan'

Lifestyle | Kamis, 19 Juni 2014 | 19:50 WIB

8 Makanan untuk Atasi Kram Menstruasi

8 Makanan untuk Atasi Kram Menstruasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Mei 2014 | 15:08 WIB

8 Fakta tentang Menstruasi

8 Fakta tentang Menstruasi

Lifestyle | Senin, 07 April 2014 | 09:11 WIB

Hindari 6 Makanan Ini Saat Menstruasi

Hindari 6 Makanan Ini Saat Menstruasi

Lifestyle | Senin, 17 Februari 2014 | 20:25 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×