Kasihan, Bocah Ini Berwajah Tua karena Penyakit Langka

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 19 Mei 2015 | 10:20 WIB
Kasihan, Bocah Ini Berwajah Tua karena Penyakit Langka
Franco Villavicencio (4) yang menderita penyakit langka terkait penuaan dini yang disebut progeria. (Sumber: Daily Mail)

Suara.com - Masih ingatkah Anda dengan film The Curious Case of Benjamin Buton yang dibintangi oleh Brad Pitt? Film yang menceritakan seorang anak dengan raut fisik yang tua, tapi seiring dengan pertambahan usianya dia justru semakin muda?

Ternyata sosok yang diciptakan F Scott Fitzgeral dalam novelnya ini memang terjadi di dunia nyata. Seorang anak berusia empat tahun di Argentina tumbuh dengan fisik seperti orang tua yang keriput dan mengalami kerontokan rambut.

Bocah bernama Franco Villavicencio ini diketahui mengalami penyakit langka terkait penuaan dini yang disebut progeria.

Layaknya anak-anak lainnya, ia senang bermain dan menonton film kartun. Jiwa dan pikirannya tetap muda meski harus terperangkap dalam fisik orang tua. Fisik ini pulalah yang membuat kesehatannya terus memburuk.

Progeria merupakan penyakit langka yang disebabkan adanya kelainan genetik. Dalam bahasa Yunani, progeria berasal dari kata proeros yang berarti penuaan dini.

Oleh karena itu, pasien dengan kelainan ini lahir dalam keadaan sehat seperti tak memberi tanda adanya sesuatu yang ganjil. Namun seiring dengan pertambahan usianya, pasien mulai menunjukkan gejala progeria seperti rambut rontok, kulit keriput, dan pertumbuhan tulang dan organ lainnya yang lambat.

Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh protein mutan yakni progerin sehingga penuaan fisik terjadi lebih cepat sebelum waktunya.

Pasien dengan kelainan langka ini akan memiliki tampilan fisik 8 kali lebih tua dari umur seharusnya. Wajar jika Franco terlihat sangat tua jauh dari usia dirinya yang sebenarnya.

Layaknya orang lanjut usia, anak dengan masalah progeria akan menderita penyakit yang berhubungan dengan penuaan seperti radang sendi dan penyakit jantung.

Mirisnya, tak sedikit pasien dengan progeria yang meninggal di usia terbilang muda yakni belasan tahun karena stroke atau penyakit jantung.

Berbicara mengenai pengobatan, belum ada obat untuk menyembuhkan kelainan progeria.

Pengobatan hanya simtomatik, yaitu berdasar gejala yang timbul. Misalnya jika sang anak mengalami radang sendi maka Ia harus menjalani pengobatan tulang dan sendiri, begitu juga jika Ia mengidap penyakit jantung sehingga harus mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi serangan jantung. (Daily Mail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenalkan, Perempuan yang Tak Bisa Makan atau Berdarah

Kenalkan, Perempuan yang Tak Bisa Makan atau Berdarah

Health | Selasa, 21 April 2015 | 01:07 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×